Breaking News:

Sigi Hari Ini

Dinas Pariwisata Sigi Minta Pengelolaan Wisata Air Panas Mantikole dari Pemprov

Banyak potensi wisata di wilayah Mareso Masagena namun belum semua masuk daftar pengelolaan pemerintah Kabupaten Sigi.

Penulis: Moh Salam | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/UNDINK
Permandian Air Panas Bora atau Hot Spring Bora di Desa Bora, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Potensi Wisata Kabupaten Sigi masih banyak dikelola secara swadaya maupun pemerintah desa setempat.

Hal itu diutarakan Sekretaris Dinas Pariwisata Sigi Zulfia kepada TribunPalu.com, Selasa (31/5/2022).

Ia mengatakan, lokasi wisata yang menjadi tanggung jawab Dinas Pariwisata Sigi hanya 3, di antaranya Objek wisata air panas Bora, Danau Lindu dan Wisata Paralayang di Desa Wayu.

Banyak potensi wisata di wilayah Mareso Masagena namun belum semua masuk daftar pengelolaan pemerintah Kabupaten Sigi.

"Objek wisata di Kabupaten Sigi cukup banyak cuma masih ada objek wisata yang dikelola pihak pemerintah desa maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah seperti Permandian Air Panas di Mantikole," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Sigi tersebut.

Baca juga: Banjir di Desa Olu, Wabup Sigi Larang Warga Tebang Pohon di Wilayah Taman Nasional Lore Lindu

Zulfia menyebut pengelolaan objek Wisata Air Panas Mantikole masih wewenang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

"Kalau untuk Mantikole itu masih dikelola oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebab itu asetnya Pemprov sehingga kami pemkab belum bisa untuk mengelola dan pengembangan disana," tuturnya menambahkan.

Diketahui Pemerintah Kabupaten Sigi mengupayakan agar pengelolaan objek Wisata Air Panas Mantikole dialihkan dari Pemprov Sulteng ke Dinas Pariwisata Sigi.

"Kita sudah menyurat ke Pemprov melalui bupati untuk dialihkannya objek Wisata Air Panas Mantikole ke Kabupaten Sigi pengolahannya, tujuannya supaya objek wisata Air panas Mantikole itu dapat terkelola dengan baik," jelas Zulfia.

"Surat kami sudah didisposisi gubernur ke Sekprov kemudian diteruskan ke bagian aset, Cuma sampai saat ini belum ada kabarnya," ucapnya menambahkan.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved