Sigi Hari Ini
Dinkes Sigi Libatkan Pihak Sekolah Berantas Jentik Nyamuk Penyebab DBD dan Hepatitis
"Jadi yang kita khawatirkan sekarang adalah penyakit Deman Berdarah dan Hepatitis yang tidak diketahui sebabnya itu juga kami pantau terus menerus dit
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sigi memantau penyebaran penyakit Demam Berdarah dan Hepatitis.
"Jadi yang kita khawatirkan sekarang adalah penyakit Deman Berdarah dan Hepatitis yang tidak diketahui sebabnya itu juga kami pantau terus menerus ditengah masyarakat," ujar Kadinkes Sigi, dr Sofyan Mailili, Rabu (8/6/2022).
Sofyan menjelaskan, kedua penyakit itu dipantau agar tidak masuk ke Kabupaten Sigi.
"Jangan sampai kejadian diluar negeri yang sudah ada di Jakarta masuk ke Kabupaten Sigi karena itu cepat sekali menyebar makanya kita pantau juga kepada anak-anak," katanya.
Menurutnya, upaya yang dilakukan Dinkes Sigi dalam mencegah menyebarnya penyakit DBD dan Hepatitis dengan cara melakukan sosialisasi informasi dan memastikan kesiapan Puskesmas.
"Kalau itu kami tetap sosialisasi informasi kemudian kesiapan masing-masing Puskesmas. Untuk DBD setiap Puskesmas sudah mengetahui seperti penyuluhan, pembinaan masyarakat, pemberantasan jentik-jentik nyamuk dengan kerjabakti massal. Kalau sudah ada kasus, yah kita lakukan Voging," tutur dr Sofyan Mailili.
Ia menyebutkan, penyebaran penyakit DBD kebanyakan terjadi kepada anak-anak saat berada di sekolah.
Hal itu membuat Dinkes Sigi melibatkan anak-anak dan pihak sekolah seperti untuk memeriksa tempat penampungan air di wc sekolah.
"Jadi pihak sekolah kami libatkan untuk memeriksa tempat penampungan air di wc sekolah Karena sering itu nyamuk DBD menyerang saat pagi dan sore hari biasa jam 09.00 sampai dengan 11.00. Nah anak-anak saat itu lagi aktif di sekolah makanya penting tempat penampungan air itu ditutup agar tidak ada jentik-jentik nyamuk," ucap Sofyan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Masyarakat-di-Sigi-saat-menutup-bak-air-untuk-menghindari-f.jpg)