Tak Terima Disebut Malas Kerja hingga Terus Kejar Warisan Lina, Teddy: Itu Bukan Urusan Kalian

Geram terus jadi bahan cibiran hingga disebut malah kerja dan cuma kerja warisan Lina, Teddy Pardiyana akhirnya membeberkan pekerjaannya.

KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI
Suami dari mendiang Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Jumat (31/1/2020) 

TRIBUNPALU.COM - Kerap disebut malas bekerja hingga terus mengejar harta warisan Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana akhirnya buka suara.

Geram terus jadi bahan cibiran, Teddy Pardiyana akhirnya membeberkan pekerjaannya.

Teddy mengaku selama ini memiliki pekerjaan.

Tak main-main, ia bahkan mengaku pernah beberapa kali bekerja di luar negeri seperti Amerika hingga Jepang.

Teddy Pardiyana saat ditemui di rumah kos-kosan warisan mendiang Lina Jubaedah, diunggah Senin (22/11/2021)
Teddy Pardiyana saat ditemui di rumah kos-kosan warisan mendiang Lina Jubaedah, diunggah Senin (22/11/2021) (Capture YouTube Indosiar)

 

Nama Teddy kembali menuai sorotan seusai kembali menagih kos-kosan 32 pintu di wilayah Jawa Barat.

Teddy menuding kos-kosan senilai Rp 2 miliar itu kini dikuasai anak sulung Lina, Rizky Febian.

Kemunculan Teddy itu kembali menuai kritik hingga ia disebut malas bekerja untuk memenuhi anak sulungnya, Bintang.

Sadar menuai cibiran, Teddy lantas membeberkan pekerjaannya dulu.

"Kalau saya malas enggak mungkin punya kerjaan di luar negeri, Amerika, Jepang," jelas Teddy.

"Tidak mudah untuk bertahan di sana, di musim dingin ya."

"Kalau saya lazy (malas) enggak mungkinlah ibaratnya (bisa bertahan di luar negeri)."

 

Tak hanya pernah bekerja di Amerika di Jepang, Teddy mengaku juga bisa menghasilkan uang di Indonesia.

Teddy menyebut sempat membantu di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker).

"Kemarin saya kebanyakan kerja di luar ya, kalau di Indonesia agak sulit buka lapangan pekerjaan," katanya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved