Kadung Malu Rebutan Warisan Lina dengan Rizky Febian, Teddy Ternyata Tak Dapat Jatah, Ini Faktanya

Tudingan Teddy Pardiyana tentang Rizky Febian yang menguasai aset berupa kos-kosan 32 pintu milik Lina Jubaedah diskakmat kuasa hukum almarhumah. 

Kolase TribunNewsmaker/YouTube Cumi-cumi, Instagram Rizky Febian dan Tribun Jabar/Mega Nugraha
Teddy, Lina, dan Rizky Febian 

TRIBUNPALU.COM - Suami mendiang Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana kini harus gigit jari.

Tudingan Teddy Pardiyana tentang Rizky Febian yang menguasai aset berupa kos-kosan 32 pintu milik Lina Jubaedah diskakmat kuasa hukum almarhumah. 

Tudingan itu disampaikan Teddy melalui kuasa hukumnya, Wati Trisnawati, di Bareskrim Polri, Jumat (27/5/2022).

Wati mengatakan, aset kosan 32 pintu itu milik Teddy Pardiyana yang dibeli secara patungan dengan Lina Jubaedah seharga Rp 2 miliar.

“Pada dasarnya itu aset adalah milik Pak Teddy Pardiyana karena diperoleh sebelum menikah dengan almarhum. Ada buktinya berupa kuitansi jual beli, perjanjian jual beli, pembayaran BPHTB, dan sertifikat dikuasai oleh pak Teddy," ucap Wati.

Baca juga: Rizky Febian Beberkan Sumber Dana Indekos yang Dipermasalahkan Teddy, Tegaskan Bukan Warisan

Baca juga: Dituding Rampas Warisan sang Mama dari Tangan Teddy, Rizky Febian Tak Terima akan Segera Bertindak

Sementara itu, pihak Teddy menuding Rizky Febian telah menguasai aset tersebut selama dua tahun.

“Menurut informasi dari Pak Teddy semenjak almarhum meninggal dunia, berarti hampir dua tahun semenjak almarhum meninggal dunia, hasil dikuasai dari pihak mereka," tutur Wati lagi.

Bahkan, indekos itu dibeli sebelum Teddy dan Lina menikah.

“Kalau beli itu kan ya sebelum menikah (dengan Lina Jubaedah). Tapi, kata Pak Teddy, bahwa itu ada uang dari Bunda. Bilangnya fifty fifty," ucap Wati.

Dengan adanya dugaan penguasaan aset tanpa izin itu, pihak Teddy menuntut Rizky Febian senilai Rp 500 juta.

Pihak Teddy Pardiyana juga meminta haknya atas indekos tersebut.

“Jadi, intinya, Pak Teddy di sini, kalau memang dari pihak mereka mau ambil indekos, silakan. Tapi, tolong kembalikan haknya," ucap Wati.

"Misalkan, kemarin kan kami sudah bicara, enggak muluk-muluk ya, Pak Teddy cuma minta angka Rp 500 juta. Padahal, yang dikeluarkan beliau Rp 1 miliar," ujar Wati melanjutkan.

Balasan Menohok Kuasa Hukum Lina Jubaedah

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved