Banggai Hari Ini

Harga Cabai di Luwuk Banggai Makin "Pedas", Pedagang Kuliner: Setiap Hari Naik

Harga Cabai di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah melonjak tajam. Di Pasar Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Rabu (22/6/2022), Harga Cab

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Ilustrasi Harga Cabai. Harga Cabai di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah melonjak tajam.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri 

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Harga Cabai di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah melonjak tajam. 

Di Pasar Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Rabu (22/6/2022), Harga Cabai rawit tembus hingga Rp 120 ribu per kilogram. 

Kemarin, Harga Cabai rawit terpantau di harga Rp 100 ribu per kilogram.  

Sedangkan pekan lalu di kisaran harga Rp 65 sampai Rp 85 ribu per kilogram. 

Selain itu, harga tomat dari yang biasanya Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu, naik menjadi Rp20 ribu per kilogram. 

Baca juga: Perusak Taman Astaka Luwuk Banggai Ditangkap, Pelakunya Security Coffee 168

Adapun bawang merah dari Rp 30 ribu naik menjadi Rp 65 ribu per kilogram.

"Setiap hari belanja, pasti ada kenaikan harga. Kenaikkan harga ini sudah 1 pekan terakhir," ungkap seorang pedagang kuliner di Luwuk, Rabu sore.

Meski harga telah melambung tinggi, namun sampai saat ini belum terlihat intervensi Pemerintah Kabupaten Banggai untuk meredam gejolak di Pasar Simpong yang menjadi tempat transaksi terbesar itu, termasuk tim pengendali inflasi daerah.  

Sekadar diketahui, luas panen cabai besar dan tomat di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menyusut drastis sejak tahun 2020 lalu. 

Dua komoditi hortikultura itu tersebar di sejumlah kecamatan. 

Baca juga: Cerita Chemistry Coffee, Berawal dari Gerobak lalu Jadi Brand Lokal Kenamaan di Banggai

Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banggai, pada tahun 2019 luas panen cabai besar masih 48 hektare, tetapi pada 2020 menyusut menjadi 15 hektare. 

Penyusutan luas panen terlihat signifikan di Kecamatan Balantak Utara, dari 14 hektare tahun 2019 menjadi 1 hektare di tahun 2020. 

Sedangkan luas panen tomat dari 141 hektare pada tahun 2019, turun menjadi 64 hektare pada tahun 2020. 

Luas panen tanaman tomat turun drastis di Kecamatan Luwuk Utara, dari 21 hektare tahun 2019 turun menjadi 9 hektare pada tahun 2020. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved