Bisnis Palu

PT BPST Minta 27 Tenant Segera Realisasikan Investasinya di KEK Palu

Manejemen PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) alias PT BPST menghimbau 27 tenant yang sedang memproses maupun sudah mendapatkan izin segera merealis

Penulis: Rezha Rinaldy | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Manejemen PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) alias PT BPST menghimbau 27 tenant yang sedang memproses maupun sudah mendapatkan izin segera merealisasikan investasinya di Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Palu. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Manejemen PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) alias PT BPST menghimbau 27 tenant yang sedang memproses maupun sudah mendapatkan izin segera merealisasikan investasinya di Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Palu.

Manajer Corporate Affair PT BPST, Zulfikar mengatakan, imbauan tersebut diberikan kepada 27 tenant itu disebabkan sejak memproses dan mendapatkan ijin, perusahaan-perusahaan itu belum merealisasikan investasinya.

Padahal, Administrator KEK dan BPST selaku pengelola kawasan sudah menyiapkan kawasan itu untuk membantu percepatan pertumbuhan Ekonomi di Palu, Sulawesi Tengah.

“Imbauan ini dikeluarkan karena KEK adalah project strategis nasional yang seharusnya turut membantu ekonomi daerah dan nasional,” tegas Zulfikar, Rabu (29/6/2022).

Baca juga: PT BPST Dapat Dukungan Pemegang Saham, Optimistis Segera Pacu Investasi di KEK Palu

Dia menyebut, pihak BPST selaku pengelola KEK Palu sudah menghubungi perusahaan-perusahaan itu baik melalui email, telepon dan whatsapp ataupun surat dikirim ke alamat domisili.

"Dan saat ini, kami masih menunggu balasan dari tenant-tenant itu," ujarnya.

Hal ini kata Zulfikar merupakan bagian dari upaya manajemen untuk mendorong percepatan beroperasinya KEK sesuai dengan harapan pemerintah.

BPST juga saat ini tengah menyelesaikan segala hal yang terkait dengan pembenahan di tubuh perusahaan, dalam rangka upaya mewujudkan Good Corporate Governance.

“Kami tengah melakukan pembenahan internal dan juga jika perlu akan mengawal setiap masalah yang ada walaupun harus ditindaklanjuti melalui jalur hukum ,” jelas Zulfikar.

Baca juga: Teken MoU, Perusda Sulteng dan Pengelola KEK Palu Dorong Peningkatan Investasi

Saat ini, terdapat ratusan hektar lahan yang sudah dikapling oleh tenant yang sebagian diantaranya sudah memproses ijin dari Administrator KEK dan BPST selaku pengelola KEK Palu.

Namun, sejak mereka terdaftar dalam OSS, perusahaan-perusahaan ini belum beroperasi ataupun belum ada kejelasan tentang investasi mereka di KEK Palu dengan berbagai macam alasan termasuk diantaranya menunggu investor.

Sehingga Imbauan ini adalah upaya untuk menghindari kemungkinan adanya spekulan tanah pada lahan-lahan tidur di kawasan KEK Palu

Sementara, lahan yang sudah dikapling itu kini terbengkalai dan tak terurus.

Berikut nama-nama 27 perusahaan yang menjadi tenant di KEK Palu :
1. PT. KAILI ROTAN INDUSTRI
2. PT. TATA KOKOH ABADI
3. PT. TRINITAN METALS AND MINERALS
4. PT. ALFA INDUSTRI MANDIRI
5. PT. PUTRA BARUS RAYA
6. PT. AMRETA SEMBAGI ARUTALA
7. PT. KAYU ENERGI BARU INDONESIA
8. PT. GANDA PARADE SAMUDERA
9. PT. KEMITRAAN BANGUN PALU SEJAHTERA
10. PT. INDOMANGAN INDUSTRI
11. PT.SARANA DWIMA JAYA
12. PT. KEMITRAAN YASKUM BANGUN SEJAHTERA
13. PT. FREWIN TEKNOLOGI ASIA
14. PT. BHUMI MITRA NUSANTARA
15. PT. SINAR METALLURGY INDONESIA
16. PT. IWAVE TECHNOLOGY INOVATION
17. PT. JAYA MINERALS METAL
18. PT. SYNERGI METAL MINERAL
19. PT. NASANA MITRA SEJAHTERA
20. PT. SINERGI MEGATAMA MANDIRI
21. PT. WIRA SUKSES CEMERLANG
22. PT. TRIWIHASO PILAR SUKSES
23. PT. PANCA SENTOSA INVESTAMA
24. PT. MAKMUR JAYA
25. PT. SOFI AGRO INDUSTRIES
26. PT. ANUGRAH TAMBANG SMELTER
27. RIO PRATAMA

(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved