Baznas DKI Jakarta Ngaku Pernah Kerja Sama dengan ACT: Demi Sukseskan Program Anies Baswedan
Demi sukseskan program Anies Baswedan, ternyata Baznas DKI Jakarta pernah bekerjasama dengan lembaga Aksi Cepat Tanggap atau ACT sebanyak dua kali.
TRIBUNPALU.COM - Demi sukseskan program Anies Baswedan, ternyata Baznas DKI Jakarta pernah bekerjasama dengan lembaga Aksi Cepat Tanggap atau ACT.
Bahkan Baznas DKI Jakarta sempat melakukan kerjasama dua kali dengan ACT.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua II Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Saat Suharto Amjad.
Diketahui ACT kini tengah menjadi sorotan setelah tersangkut dugaan Penyelewengan Dana Sumbangan.
Sebelum kasus ini mencuat, Saat menyebut, Baznas DKI setidaknya sudah menjalin kerja sama dengan ACT sebanyak dua kali sejak 2019 lalu.
"Kerja sama tersebut antara Baznas (Bazis) dan tiga lembaga, yaitu ACT, Dompet Dhuafa, dan Rumah Zakat," ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (7/7/2022).
Kerja sama pertama terkait dengan penyaluran makanan siap saji untuk buka bersama bagi warga ekonomi rendah di kampung kumuh saat ramadan.
Kemudian, Baznas Bazis juga berkolaborasi dengan ACT dalam program Dapur Qurban 2019 yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas).
"Saat itu ACT membawa food truck dan masakan dibagi langsung. Sedangkan, Rumah Zakat membagi dalam bentuk kaleng," ujarnya.
Saat menyebut, seluruh kerja sama dengan ACT itu dilakukan demi menyukseskan program yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta.
Seluruh penandatangan perjanjian kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) antara Baznas Bazis dengan ACT pun disaksikan langsung oleh Pemprov DKI.
"Jadi sejak 2019 kami sudah dua kali kerja sama melalui MoU antara Baznas dan lembaga tersebut yang disaksikan Pemprov," kata dia.
Tak Ada Kerja Sama Lagi
Saat Suharto Amjad juga memastikan, saat ini pihaknya sudah tak menjalin kerja sama dengan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).
Keputusan ini diambil Baznas Bazis DKI menyusul adanya dugaan penggelapan dana donasi yang dilakukan para petinggi lembaga filantropi itu.
"Tahun ini tidak ada kerja sama (dengan ACT)," ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (7/7/2022).
Tak hanya itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga memastikan Pemprov DKI tahun tidak tak bekerja sama dengan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).
Termasuk dalam penyaluran hewan kurban saat perayaan Iduladha 1443 Hijriah.
Untuk tahun ini, penyaluran daging kurban bagi masyarakat ekonomi tak mampu akan dilakukan oleh Baznas Bazis.
Perjanjian kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) dengan ACT pun tak pernah diteken Pemprov DKI.
"Jadi terkait ACT perlu kami sampaikan, ACT itu tidak ber-MoU dengan Pemprov DKI. Kerjasamanya dengan Baznas," ucapnya di Balai Kota, Rabu (6/7/2022).
Ariza pun memastikan, kasus dugaan penggelapan dana donasi yang dilakukan petinggi ACT ini tak ada kaitannya dengan Pemprov DKI.
"Itu masalah di internal ACT, tidak ada hubungannya dengan Pemprov DKI," ujarnya.
Orang nomor dua di Jakarta ini pun memastikan, segala bentuk kolaborasi yang dilakukan Pemprov DKI dengan pihak ketiga selalu mengedepankan fungsi pengawasan dan evaluasi.
Untuk itu, Ariza juga menegaskan, kolaborasi yang sempat dijalin dengan ACT tidak pernah ada masalah.
"Kami terus mendorong semua pihak swasta, pihak ketiga untuk terus berkontribusi bekerjasama membangun Kota Jakarta yang baik, yang maju kotanya dan bahagia warganya," tuturnya.
Sebagai informasi, ACT memang acap kali menjalin kerja sama dengan Pemprov DKI, khususnya selama masa pandemi Covid-19 ini.
Seperti program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) untuk bantuan pangan selama bulan ramadan saat pandemi Covid-19.
Kemudian, Pemprov DKI juga bekerjasama dengan ACT saat penyaluran bantuan sosial bagi korban erupsi Gunung Semeru pada Desember 2021 lalu.
Selain itu, ACT juga berkolaborasi dengan Pemprov DKI untuk menyalurkan daging kurban kepada masyarakat ekonomi tak mampu di Jakarta dan program bantuan lainnya bagi UMKM.
(*/ TribunPalu.com / TribunJakarta.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Aksi-Cepat-Tanggap-atau-ACT-Anies-Baswedan.jpg)