Investor Saham Didominasi Milenial dan Generasi Z, Nilai Aset di Sulawesi Capai Rp 12,64 Triliun

Sejak tahun 2021, jumlah Investor saham telah meningkat 15,96 persen dari 3.451.513 di akhir tahun 2021 menjadi 4.002.289 pada akhir Juni 2022.

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
KONTAN/Fransiskus Simbolon
Ilustrasi - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor saham di Pasar Modal Indonesia tembus 4 juta. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor saham di Pasar Modal Indonesia tembus 4 juta.

Hingga akhir semester I tahun 2022, jumlah Single Investor Identification (SID) telah mencapai 4.002.289, dengan 99,79 persen merupakan investor individu lokal.

"Jumlah Investor lokal terus meningkat secara signifikan terutama di masa pandemi Covid-19. Ini menandakan masyarakat semakin sadar pentingnya berinvestasi dan menjadikan Pasar Modal sebagai alternatif untuk berinvestasi,” ujar Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo dalam keterangan resminya, Selasa (12/7/2022).

Uriep menuturkan, pertumbuhan jumlah Investor saham adalah tanda pencapaian bagi Pasar Modal Indonesia.

Sejak tahun 2021, jumlah Investor saham telah meningkat 15,96 persen dari 3.451.513 di akhir tahun 2021 menjadi 4.002.289 pada akhir Juni 2022.

Baca juga: PT BPST Dapat Dukungan Pemegang Saham, Optimistis Segera Pacu Investasi di KEK Palu

Tren peningkatan tersebut telah terlihat sejak tahun 2020 ketika investor masih berjumlah 1.695.268.

Pada akhir semester I 2022, investor saham didominasi usia di bawah 40 tahun, yaitu generasi Z dan milenial sebesar 81,64 persen dengan nilai aset mencapai Rp 144,07 triliun.

Sebanyak 60,45 persen investor berprofesi sebagai karyawan swasta, pegawai negeri, guru dan pelajar dengan nilai aset Rp 358,53 triliun.

Berdasarkan data demografi, Investor saham masih terkonsentrasi di pulau Jawa yaitu sebesar 69,59 persen, seperti di DKI Jakarta dengan aset mencapai Rp 3.772,32 triliun.

Sementara di Pulau Sulawesi, jumlah aset sebesar Rp 12,64 triliun dengan Investor saham mencapai 4,07 persen.

"Lebih dari 95 persen penambahan jumlah Investor lokal dikarenakan adanya kemudahan pembukaan rekening secara online. Hal ini sangat membantu masyarakat untuk menjadi Investor di Pasar Modal," ucap Uriep.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved