Menko Perekonomian

Daya Saing Industri Indonesia Dapat Apresiasi Positif dari AmCham dan Pelaku Usaha AS

AmCham Indonesia mengapresiasi dukungan Pemerintah terhadap dunia usaha yang telah dirasakan manfaatnya hingga saat ini.  

Penulis: Muh Ruliansyah | Editor: mahyuddin
handover
Pertemuan virtual antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan American Chambers of Commerce in Indonesia (AmCham) diselenggarakan Rabu (20/6/2022). Pada pertemuan tersebut, hadir 18 pimpinan perusahaan besar Amerika Serikat (AS) yang merupakan anggota AmCham Indonesia. 

TRIBUNPALU.COM - Pertemuan virtual antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan American Chambers of Commerce in Indonesia (AmCham) diselenggarakan Rabu (20/6/2022).

Pada pertemuan tersebut, hadir 18 pimpinan perusahaan besar Amerika Serikat (AS) yang merupakan anggota AmCham Indonesia.

Delegasi AmCham Indonesia dipimpin oleh Mr Lin Neumann, Managing Director of AmCham Indonesia, dan Mr  James Castle, Founder of Castle Asia bertindak sebagai moderator.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas isu-isu yang cukup luas antara lain mencakup perluasan iklim investasi dan dukungan partisipasi pelaku usaha, termasuk pihak swasta AS dalam membantu pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan daya saing industri.

Tak hanya itu, dibahas pula perkembangan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas UU Cipta Kerja, kebijakan Pemerintah terkait Energi Baru dan Terbarukan (EBT), potensi ekonomi digital Indonesia.

Rencana Kerja Pemerintah untuk 2 tahun ke depan, dan Presidensi G20 Indonesia yang dikaitkan dengan peran Indonesia pada Global Crisis Response Group (GCRG).

Baca juga: Pertemuan Menteri CPOPC, Menko Airlangga Dorong Minyak Sawit Solusi bagi Krisis Pangan dan Energi

“Varian Omicron agak meningkat pada beberapa pekan terakhir di beberapa negara termasuk Indonesia, namun masih dalam batas terkendali,” ujar Menko Perekonomian mengawali pembahasan mengenai perkembangan terkini kasus Covid-19.

“Perkembangan tindak lanjut putusan MK atas UU Cipta Kerja saat ini telah diakomodir melalui penerbitan UU No.13/2022 dengan memasukkan metode Omnibus Law,” tuturnya menambahkan.

“Strategi kebijakan Energi Baru dan Terbarukan dilakukan untuk mencapai Net Zero Emission (NZE), Roadmap transisi energi, dan regulasi yang mendukung penggunaan EBT."

AmCham Indonesia mengapresiasi dukungan Pemerintah terhadap dunia usaha yang telah dirasakan manfaatnya hingga saat ini.  

“Pelaku usaha AmCham Indonesia mendukung upaya kolaborasi yang dapat ditempuh untuk berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan daya saing Indonesia, di tengah tantangan global seperti krisis pangan dan energi serta tensi geopolitik,” ucap Mr James Castle, Founder of Castle Asia.

Menyimak berbagai masukan dari pelaku usaha AmCham Indonesia, Menko Airlangga juga memberikan penjelasan mengenai mekanisme transisi energi, krisis pangan global dan akses pasar yang memiliki potensi kerja sama dengan pelaku usaha. 

Dalam penjelasan mengenai EBT, Menko Airlangga menyampaikan pemanfaatan energi panas bumi yang sudah berada pada tahap eksplorasi, dan pembiayaannya mendapat dukungan dari Pemerintah dan BUMN.

"Diharapkan mendapatkan juga dukungan dari pihak swasta termasuk bank-bank swasta milik AS. Dalam pemanfaatan energi air, infrastruktur pembangkit listrik tenaga air yang telah banyak dimiliki dalam kurun 4 tahun terakhir membutuhkan pembiayaan untuk pengembangan lebih lanjut.  Pemanfaatan energi surya masih dalam proses pengembangan di Kepulauan Riau melalui proyek panel surya temasuk floating solar panel yang diletakkan di atas permukaan air.”

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved