Selasa, 5 Mei 2026

Piala Dunia 2022

4 Pemain Muda Calon Bintang di Piala Dunia 2022, Salah Satunya dari Timnas Jerman

Tim-tim besar dengan para pemain bintang bakal meramaikan Piala Dunia 2022 yang merupakan kompetisi sepak bola paling bergengsi.

Tayang:
Handover
Jamal Musiala menjadi salah satu calon bintang di Piala Dunia 2022. 

TRIBUNPALU.COM - Pagelaran akbar Piala Dunia 2022 bakal berlangsung empat bulan lagi atau tepatnya kick off pada 21 November 2022.

Tim-tim besar dengan para pemain bintang bakal meramaikan Piala Dunia 2022 yang merupakan kompetisi sepak bola paling bergengsi.

Nantinya di tanggal 18 Desember 2022 atau pada laga puncak, pecinta sepak bola bakal mengetahui tim mana yang berhasil mengangkat trofi Piala Dunia 2022.

Terlepas dari itu, gelaran Piala Dunia selalu saja menghadirkan nama pemain muda yang mampu tampil melejit.

Yang paling mencolok adalah performa James Rodriguez bersama Timnas Kolombia pada Piala Dunia 2014.

Baca juga: Juara Bertahan, Ini Jadwal Prancis di Piala Dunia 2022: Hadapi Tetangga Indonesia di Laga Perdana

James yang saat itu masih berusia 21 tahun mampu mencetak 4 gol selama turnamen sekaligus membawa negaranya lolos dalam penyisihan grup.

Kegemilangannya di Piala Dunia membuat karir James melejit, tim sebesar Real Madrid rela merogoh kocek sebesar 60 juta euro untuk memboyongnya menuju Santiago Bernabeu.

Dan di Piala Dunia 2022 Qatar, ada beberapa nama wonderkid yang berpotensi besar tampil mentereng.

Siapakah nama-nama tersebut?

1. Jamal Musiala (Jerman)

Di Bayern Munchen, meskipun harus bersaing dengan deretan gelandang dan winger elite, dirinya tetap memiliki kesempatan bermain yang banyak.

Musim lalu saja, Musiala telah bermain sebanyak 40 kali bersama Die Rotten di seluruh kompetisi dengan sumbangan 7 gol dan 4 assist.

Hansi Flick adalah salah satu orang yang paling percaya dengan bakat pemain 19 tahun ini, baik saat menukangi Bayern Munchen ataupun Timnas Jerman, Musiala selalu menjadi pemain muda yang dilirik Flick untuk mengisi skuat dan diberi menit bermain.

"Musiala? dia memiliki kemampuan dribel yang bagus, insting mencetak golnya juga tajam, saya bisa memberinya peran di tengah dan samping, dia luar biasa," Kata Hansi Flick dilansir BT Sport.

Bermain sebagai pemain sayap dalam skema 4-4-2 milik Unai Emery, sentuhan di kotak penalti Pino sebanyak 5.53. Ia menjadi andalan Emery untuk menusuk dari sisi sayap ke jantung pertahanan lawan.

2. Yeremi Pino (Spanyol)

Pemain berusia 19 tahun ini dikenal sebagai pemain pekerja keras, kuntribusinya untuk Villarreal tak hanya ampuh dalam hal menyerang, namun juga bertahan.

Catatan pressures Pino ada di angka 20.96, interceptions 1.06, dan blocks 3.40. Ia diberi peran oleh Emery untuk menjaga pertahanan di sisi tepi, dan Pino mampu melakukannya dengan baik.

Dengan statistik seperti itu, Pino menjadi pemain paling sibuk dalam hal bertahan dan menyerang untuk Yellow Submarine.

Baca juga: Jadwal Lengkap Piala Dunia 2022 Qatar: Mulai 21 November, Laga Pembuka Dobrak Tradisi World Cup

Tak heran mengapa Unai Emery memberi kepercayaan kepada pemain Pino untuk mengisi sisi sayap Villareal, pemain berpostur 172 cm itu memiliki etos kerja yang luar biasa.

Buah kerja keras Pino pun mendatangkan torehan manis, namanya dipanggil Timnas Spanyol untuk berlaga di UEFA Nations League.

Pino berhasil menggeser nama-nama pemain sayap mentereng asal Spanyol lainnya, seperti Marco Asensio dan Adama Traore.

Ia memiliki kans besar untuk kembali menjadi bagian Timnas Spanyol di ajang Piala Dunia 2022.

3. Gavi (Spanyol)

Gavi datang sebagai bukti bahwa La Masia belum habis, kepercayaan Enrique memanggilnya ke dalam skuat Timnas Spanyol menjadi bukti ia adalah bakat yang menjanjikan.

"Dia sangatlah berbakat, Gavi mampu mengubah apa yang akan dia lakukan dalam sekian detik, visinya bermainnya sangat baik," Puji Franc Antiga, salah satu pelatih La Masia dilansir Goal.

Dia juga dapat berimprovisasi dalam situasi permainan apa pun, ia adalah pemain langka dengan kemampuan seperti ini,"lanjutnya

Bermain sebagai gelandang dengan skema 4-3-3 bersama Cadete A dua musim lalu, Gavi sukses mencetak lebih dari 10 gol.

Baca juga: Sejarah Tercipta di Piala Dunia 2022, Tiga Wasit Wanita akan Tampil: Ini Identitasnya

Torehannya tersebut membawanya tampil untuk Barcelona dalam laga pramusim saat usianya masih 16 tahun.

Setahun kemudian, ia berhasil masuk skuat utama Barcelona untuk melakoni laga-laga di Liga Spanyol dan Liga Champions.

Performanya terus melesat hingga menjadi bagian Timnas Spanyol.

4. Aurelien Tchouameni (Prancis)

Tchouameni adalah tipikal gelandang yang mampu bermain bertahan dan menyerang dengan sama baiknya.

Dilansir FBref, ia menjadi gelandang paling banyak melakukan intersep di Ligue 1 musim lalu dengan catatan 14.4 intersep per pertandingannya.

Ia nyaris tak tergantikan untuk mengawal lini tengah AS Monaco.

Total, di musim lalu Tchouameni bermain sebanyak 50 pertandingan bersama Monaco dan menyumbangkan lima gol serta tiga assist.

Berkat statistik tersebut Real Madrid kepincut mengeluarkan kocek 100 juta euro untuk memboyongnya ke Santiago Bernabeu.

Juru taktik Timnas Prancis, Didier Deschamps jelas akan memakai jasanya untuk gelaran Piala Dunia 2022 nanti.

Pemain berusia 19 tahun ini dapat diduetkan di lini tengah bersama Paul Pogba maupun Ngolo Kante.(*)


(Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved