Banjir Banggai

Wagub Sulteng Minta BPBD Segera Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir di Banggai

Wakil Gubernur Sulteng, Mamun Amir, meninjau lokasi banjir di Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Kamis (28/7/2022). Salah satu titik yang dikunjun

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Wakil Gubernur Sulteng, Mamun Amir, meninjau lokasi banjir di Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Kamis (28/7/2022). Salah satu titik yang dikunjungi adalah sungai Kayuku yang kerap meluap hingga merendam pemukiman warga. 

Laporan Jurnalis TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Mamun Amir, meninjau lokasi banjir yang melanda sejumlah desa di dataran Toili, Kabupaten Banggai, Kamis (28/7/2022).

Salah satu yang ditinjau adalah sungai Kayuku di Kecamatan Moilong yang meluap hingga merendam pemukiman warga.

Ma'mun Amir meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi dan kabupaten bersama Dinas PUPR Kabupaten Banggai segera melakukan upaya normalisasi sungai.

"Dengan harapan tidak terjadi dampak yang lebih besar akibat banjir tersebut," tutur Mantan Bupati Banggai periode 2006-2011 tersebut.

Wakil Gubernur juga memastikan normalisasi sungai harus berjalan.

Baca juga: Banjir Rendam Dataran Toili Banggai, 50 Rumah Dilaporkan Terdampak

Warga terdampak pun mengucapkan terimakasih atas upaya yang dilakukan Wakil Gubernur Ma'mun Amir.

Sejumlah desa di Kecamatan Moilong dan sekitarnya memang kerap dilanda banjir saat puncak musim penghujan di bulan Juli hingga Agustus.

Upaya antisipasi untuk meminimalisir dampak banjir adalah dengan normalisasi karena beberapa sungai wilayah itu sudah terjadi pendangkalan.

Dalam peninjauan lokasi banjir tersebut, Ma'mun Amir memboyong Plt Kepala BPBD Provinsi Sulteng, Arfan, untuk mengetahui langsung langkah-langkah strategis apa yang harus dilakukan untuk menangani banjir musiman tersebut.

Selain itu, Ma'mun Amir juga didampingi Kepala Biro Umum Pemprov Sulteng, Dr. Suandi, dan Kepala Dinas PUPR Banggai, Bambang Eka Sutedi.

Baca juga: Polisi Dikerahkan Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Dataran Toili Banggai

Sekadar diketahui, ada puluhan rumah warga yang terendam banjir di beberapa desa wilayah Kecamatan Toili dan Moilong.

Terparah dilaporkan di Desa Saluan, Kecamatan Moilong sebanyak 70 rumah warga yang terdampak.

Ketinggian air bahkan mencapai pinggang orang dewasa. 

Banjir ini berasal dari luapan air sungai setempat akibat derasnya hujan sejak kemarin malam.

Hingga saat ini dikabarkan banjir belum juga surut, dan cuaca pun belum bersahabat. 

Karena itu, warga diimbau tetap waspada dan tidak panik saat hujan deras kembali mengguyur dataran Toili. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved