Poso Hari Ini

Tak Satu Pun Perwakilan PLTA Hadir, Sidang Kelima Gugatan Lahan Warga Poso Ditunda Hingga 10 Agustus

Pada agenda ke 5 sidang gugatan perbuatan Melawan Hukum yang mestinya diagendakan siang tadi, pihak PT Poso Energy mangkir.

Penulis: Ketut Suta | Editor: mahyuddin
handover
Kuasa hukum penggugat lahan di Pengadilan Negeri Poso Natsir Said. Sidang kelima gugatan lahan Warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Zurnanian Kadili, terhadap PT Poso Energy ditunda di Pengadilan Negeri Poso. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sidang kelima gugatan lahan Warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Zurnanian Kadili, terhadap PT Poso Energy ditunda di Pengadilan Negeri Poso.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Poso memusutuskan sidang tunda karena tak satupun dari pihak tergugat yang menghadiri persidangan..
 
Zurnanian Kadili memiliki lahan kurang lebih seluas 6.000 meter persegi yang terletak di Kelurahan Sawidago, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso.

Namun sejak tahun 2000, ia tidak lagi melihat lahan perkebunan yang ditanami pohon cengkeh karena situasi konflik komunal yang melanda Kabupategn Poso pada saat itu.

Belakangan, Zurnanian kaget karena saat ketika ia berkesempatan melihat lahan perkebunannya telah berdiri tower Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (Sutet) milik PT Poso Energy di atasnya.

Sejak itu, Zurnanian memprotes PT Poso Energy dengan cara mendatangi kantor perusahaan di Desa Sulewana itu, maupun menyurat ke beberapa instansi terkait untuk mengadukan hal tersebut.

Baca juga: Hilangkan Nilai Sejarah Jadi Alasan Pemuda Adat Tolak Nama Jembatan Buatan PT Poso Energi

Bahkan, pada tahun 2020, atas permasalahan tersebut, pemerintah daerah lewat pemerintah Kecamatan Pamona Utara dan Lurah Sawidago sempat memediasi kedua belah pihak namun tidak jada jalan keluar.
 
Dalam sidang perdana tanggal 4 Juli 2022, Majelis Hakim yang dipimpin Bakhruddin Tomajahu memberikan kesempatan pada pihak penggugat yang diwakili kuasa hukumnya Mohamad Natsir Said dan Azriadi Bahry Malewa serta pihak PT Poso Energy yang diwakili kuasa hukumnya Eka Rahendra untuk menyelesaikan perkara dalam proses mediasi.

Namun setelah melewati dua kali proses mediasi tidak menemui kesepakatan sehingga diagendakan masuk pada pokok perkara pada Rabu (3/8/2022).
 
Pada agenda ke 5 sidang gugatan perbuatan Melawan Hukum yang mestinya diagendakan siang tadi, pihak PT Poso Energy mangkir.

Hingga pukul 14.00 Wita, tidak satu pun dari pihak PT Poso Energy maupun kuasa hukumnya sebagai tergugat hadir di Pengadilan Negeri Poso.

Baca juga: Mengenal Apa Itu PLTA Poso, Pembangkit EBT Terbesar di Indonesia Timur yang Diresmikan Jokowi

Majelis hakim mengagendakan kembali sidang berikutnya pada Rabu (10/8/2022).

“Tidak masalah mereka akan hadir atau tidak karena mekanisme sidang akan berjalan terus. Bagi kami ini adalah tuntutan atas hak-hak keperdataan klien yang menurut kami diduga dirampas dengan cara-cara zholim,” ucap Natsir Said di PN Poso.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved