Ketua MPR Bambang Soesatyo Tanggapi Polemik Kasus Razman Nasution: Sudah Diluar Batas Kalau Benar

Ketua MPR RI, H. Bambang Soesatyo. S.E, MBA buka suara terkait perkara Razman Nasution. Ia menyebut jika Razman telah diluar batas.

Editor: Imam Saputro
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Ketua MPR RI, H. Bambang Soesatyo. S.E, MBA - Bambang Soesatyo buka suara terkait kasus Razman Nasution. 

TRIBUNPALU.COM – Polemik ijazah palsu Razman Nasution ternyata menyita perhatian dari berbagai pihak.

Tidak hanya terkait ijazah, Razman Nasution juga menjadi perbincangan saat dirinya dituding melakukan pelecehan ke asisten pribadinya.

Bahkan, masih banyak berbagai kasus Razman Nasution yang menjadi perbincangan banyak pihak.

Baca juga: Razman Nasution akan Diperiksa di Mabes Polri, Hotman Paris Girang : Anda Siap-siap

Ketua MPR RI, H. Bambang Soesatyo. S.E, MBA buka suara terkait perkara Razman Nasution itu.

Dalam sebuah kesempatan, Uya Kuya melakukan wawancara dengan Bambang Soesatyo untuk membicarakan hobi mereka yang sama yakni mengenai mobil.

Kemudian Uya Kuya menyinggung kasus Razman Nasution yang keluar masuk berbagai organisasi advokat di tengah kasusnya yang sedang mencuat ini.

 “Kemarin aada Razman Arif Nasution yang dia dipecat dari KAI tidak hormat karena melanggar kode etik dan banyak permasalahannyam tapi dengan gampangnya dia loncat lagi, habis itu diverifikasi loncat lagi ke Peradi Bersatu,” kata Uya Kuya melansir dari kanal YouTube Uya Kuya TV, Senin (8/8/2022)

“Kalau masing-masing organisasi punya parameter, punya kode etik, punya standar pasti itu hal-hal yang tidak kita inginkan pasti bisa dihindari,” kata Bambang Soesatyo.

“Harusnya pemerintah atau negara melalui bagaian hukum dan HAM atau dibawah kementerian koordinator hukum dan keamanan ini pak Mahfud ini yang bisa mendorong berdirinya dewan akvokat,” sambungnya.

Menurut Bambang Soesatyo, harusnya terdapat dewan advokat untuk mendisiplinkan sebuah aturan organisasi.

Kemudian Bambang Soesatyo menyebut jika hal tersebut dapat menjadi masukan ditengah maraknya kasus advokat yang ramai diperbincangkan seperti Razman Nasution.

Tidak berhenti sampai disitu saja, Uya Kuya juga menyinggung berbagai kasus Razman Nasution saat membawa-bawa nama Presiden Joko Widodo, Ma’ruf Amin dan berbagai nama besar lainnya untuk meyakinkan orang lain.

Uya Kuya juga kemudian menyampaikan berbagai pelanggaran kode etik yang dilakukan Razman Nasution sebagai pengacara.

Mendengar hal tersebut, Bambang Soesatyo menyebut jika Razman Nasution memang sudah menyimpang dari kode etik advokat.

“Ya ini menurut saya sudah diluar batas ya kalau itu benar,” kata Bambang Soesatyo.

Terkait tudingan Razman Nasution yang melakukan pelecehan ke beberapa orang, Bambang Soesatyo meminta agar kasus tersebut dibuktikan secara hukum.

“Itu bisa dibuktikan secara hukum ya, korbannya melapor, dibutuhkan saksi, tidak hanya keterangan korban tapi dibuktikan dnegan saksi chatting dan segala macam, banyak lah. Ya itu tinggal dibuktikan secara hukum aja,’ ujarnya.

Bambang Soesatyo kemudian menegaskan jika seharusnya organisasi advokatlah yang memberikan saksi pencabutan izin kepada anggotanya yang tengah bermasalah.

(TribunPalu.com/Linda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved