Sebut Hotman Paris 'Pengecut', Razman Nasution Lontarkan Sejumlah Sindiran Pedas Ini

Razman Arif Nasution menyebut jika Hotman Paris adalah sosok yang pengecut lantaran enggan menemui awak media setelah menjalani pemeriksaan.

Kolase TribunPalu.com/Handover
Kolase Razman Arif Nasution dan Hotman Paris- Razman Nasution menyebut Hotman Paris pengecut lantaran tidak berani menemui awak media. 

TRIBUNPALU.COM – Perseteruan antara Hotman Paris Hutapea dnegan Razman Arif Nasution kini semakin berbuntut panjang.

Aksi saling sindir tak henti-hentinya dilontarkan oleh Hotman Paris dan Razman Nasution, baik melalui media sosial Instagram ataupun saat menjalani jumpa pers dengan awak media. 

Baca juga: Ketua MPR Bambang Soesatyo Tanggapi Polemik Kasus Razman Nasution: Sudah Diluar Batas Kalau Benar

Baca juga: Ketua MPR Bambang Soesatyo Singgung Soal Kasus Razman Nasution: Sudah Diluar Batas Kalau Benar

Hal ini juga terjadi saat Razman Nasution selesai menjalani pemeriksaan di Mabes Polri pada Senin (8/8/2022).

Diketahui Razman Nasution menjalani pemeriksaan di Mabes Polri terkait laporan dari Hotman Paris yang dituding melakukan pelecehan terhadap Iqlima Kim.

Setelah selesai melakukan pemeriksaan, Razman Nasution tersenyum lebar ke awak media lantaran berani menemui wartawan setelah menjalani pemeriksaan.

Kemudian Razman Nasution menyebut jika Hotman Paris adalah sosok yang pengecut.

Menurut Razman Nasution hal ini lantaran Hotman Paris tidak berani menemui media setelah menjalani pemeriksaan.

Selain ituk Razman Nasution juga menyindir saat Hotman Paris tidak datang saat ada jadwal pemeriksaan. 

"Justru yang 'pengecut' menurut saya saudara Hotman Paris Hutapea,"

"Dia sudah diperiksa dan ketika dipanggil awal dia tidak datang, yang kedua dia datang tapi tidak memberitahu,” ujar Razman Nasution melansir dari kanal YouTube Cumicumi, Senin (8/8/2022).

Disebutkan Razman Nasution jika Hotman Paris tidak dapat menempatkan dirinya secara adil.

Menurutnya, seorang pengacara harus dapat adil untuk menemui media baik itu saat mendampingi klien atau saat terjerat suatu permasalahan pribadi.

“Kita bisa ukur kadar bagaimana seorang lawyer menempatkan dirinya secara fair,”

‘Ketika kita mendampingi orang (klien) kita pengin diliput oleh media, tapi ketika kita (tersansung sebuah kasus), nah ini tidak gentle,” ujar Razman Nasution.

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved