OPINI

Rakyat Terhimpit Ekonomi, Aparat Terseret Korupsi

KENAPA orang Indonesia selalu mempromosikan batik, reog? Kok korupsi enggak? Padahal korupsilah budaya kita yang paling mahal. (Sujiwo Tejo)

Penulis: Citizen Reporter | Editor: Haqir Muhakir
Dok Pribadi
Mutmainah, Pemerhati Generasi 

Mutmainah

Pemerhati Generasi

 

KENAPA orang Indonesia selalu mempromosikan batik, reog? Kok korupsi enggak? Padahal korupsilah budaya kita yang paling mahal. (Sujiwo Tejo)

Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyegel sejumlah aset milik PT Aneka Nusantara Internasional (ANI) di Desa Bunta Dua, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai.

Ada 10 unit ekskavator dan 80 unit dump truk disegel terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan atau perekonomian negara pada usaha tambang ilegal oleh PT ANI.

Penyegelan dilakukan sebagai upaya pencegahan agar kerugian keuangan dan atau perekonomian negara tidak terus berlanjut.

Selain itu juga untuk mempermudah jalannya proses penyidikan yang saat ini sedang berjalan dan kemudian menentukan pihak bertanggungjawab untuk ditetapkan sebagai tersangka.

Selain 10 ekskavator 80 dump truk, penyidik Kejati Sulteng juga menyegel ore nikel di dua lokasi stockpile. (sultengTerkini.id)

Pada kasus yang sama dilansir dari METRO SULTENG-- Tersangka Kasus dugaan korupsi Finger Print (absen sidik jari) mantan Sekretaris Dikjar PemdaDknggala, Sulteng, Najamudin Laganing akhirnya memenuhi panggilan kedua yang dilayangkan penyidik Polres Donggala, Jum'at (14/7/2022).

Pada kasus dugaan korupsi frenger print tahun anggaran 2019 itu, Polres Donggala telah menetapkan dua tersangka, pertama Direktris CV. Kamyabi penyedia barang inisial ET dan mantan Sekretaris Dikjar yang kini duduk menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemda Donggala Najamuding Laganing.

Korupsi, kata yang sering kali mewarnai jabatan para petinggi negeri ini. Baik itu terbilang skala kecil ataupun korupsi pada skala besar. Korupsi identik sebagai buah di setiap jabatan para aparat pemerintah di sistem kapitalisme hingga hari ini.

Siapa pun sepakat jika korupsi adalah musuh bersama yang harus dibasmi secara tuntas. Negara mana pun di dunia pasti ingin negerinya terbebas dari korupsi.

Dari kasus diatas pertama yang patut kita kritisi pada kasus korupsi yang pertama dipaparkan yaitu adanya swastanisasi. Lagi-lagi ini adalah hasil dari penerapan sistem Demokrasi kapitalis, dimana perusahaan tambang dikelola oleh asing dan akhirnya berujung pada korupsi.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved