Komunitas Sulteng

Villa Nikatopa Archery Minta Pemerintah Perhatikan Olahraga Panahan Tradisional

Terdapat beberapa atlet Panahan bahkan usia anak-anak telah mengukir prestasi di kancah nasional.

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/FANDY
Kompetisi Panahan Villa Nikatopa Archery Rifai di samping Jembatan Lalove, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (21/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Klub panahan Villa Nikatopa Archery meminta pemerintah kota dan provinsi memberikan perhatian terhadap prestasi dan sarana prasarana olahraga Panahan tradisional.

Hal itu diutarakan pengurus Villa Nikatopa Archery Rifai di sela-sela kompetisi Panahan yang berlangsung di samping Jembatan Lalove, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Peralatan dan sarana prasarana selama ini masih secara mandiri dari teman-teman sesama pecinta olahraga panahan," ujar pengurus Villa Nikatopa Archery Rifai, Minggu (21/8/2022).

Rifai mengatakan, terdapat beberapa atlet Panahan bahkan usia anak-anak telah mengukir prestasi di kancah nasional.

Baca juga: 200 Peserta Ramaikan Lomba Panahan Tradisional Villa Nikatopa Archery di Palu

Sayangnya, kata dia, pengadaan kebutuhan sarana dan prasarana komunitas Panahan di Kota Palu selama ini ditanggungu secara mandiri oleh klub maupun atlet.

Di sisi lain, Panahan tradisional justru lebih sering diperlombakan ketimbang Panahan modern.

Rifai berharap pemerintah memberikan dukungan untuk pengembangan olahraga Panahan tradisional di Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu.

"Kami meminta pemerintah memperhatikan olahraga ini karena peminatnya sudah banyak. Kami pun sudah meraih prestasi di event-event nasional. Semoga pemerintah bisa membantu sarana latihan dan kebutuhan lainnya," ucapnya.

Saat ini, Villa Nikatopa Archery tengah mengadakan kompetisi memanah yang diikuti 200 peserta dari berbagai daerah.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved