Bacaan Doa Meminta Kesabaran Atas Segala Cobaan dan Musibah, Dilengkapi Latin dan Terjemahannya
Berikut ini adalah bacaan doa untuk meminta kesabaran atas musibah dan cobaan yang sedang dialami.
Bacaan Doa Meminta Kesabaran Atas Segala Cobaan dan Musibah, Dilengkapi Latin dan Terjemahannya
TRIBUNPALU.COM - Berikut ini adalah bacaan doa untuk meminta kesabaran atas musibah dan cobaan yang sedang dialami.
Kehidupan manusia tak akan pernah luput dari kegelisahan karena masalah dan musibah.
Bahkan Allah SWT telah menerangkan hal tersebut melalui Surah Al Baqarah ayat 155 yang berbunyi:
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ
wa lanabluwannakum bisyai`im minal-khaufi wal-jụ’i wa naqṣim minal-amwāli wal-anfusi waṡ-ṡamarāt, wa basysyiriṣ-ṣābirīn
Artinya: Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.
Untuk itu jika Anda merasa ingin diringankan kelapangan hati agar bersabar, Anda dapat membaca beberapa doa berikut ini.
TribunPalu telah melansirnya dari laman BangkaPos dan Bincang Syariah.
Baca juga: Bacaan Doa Agar Dijauhkan dari Masalah dan Kesulitan Hidup Sehari-hari, Tulisan Latin & Terjemah
Bacaan Doa Meminta Kesabaran
1. Doa Agar Sabar saat Tertimpa Musibah
Bacaan Arab:
إنّاَ لِلهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجُرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها
Bacaan latin:
Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘un. Allâhumma ajirnî fî mushîbatî wa akhlif lî khairan minhâ"
Terjemahan:
"Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya"
Baca juga: Bacaan Doa Agar Terhindar dari Perbuatan Maksiat, Dilengkapi Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan
2. Doa Agar Sabar saat Kehilangan Sesuatu
Bacaan Arab:
اَللَّهُمَّ هُوَ مَالُكَ وَرِزْقُكَ، وَأَنَا عَبْدُكَ، خَوَّلْتَنِيْ حِيْنَ رَزَقْتَنِيْ، اَللَّهُمَّ فَأَلْهِمْنِيْ شُكْرَكَ فِيْهِ، وَالصًّبْرَ عَلَيْهِ حِيْنَ أَصَبْتَ وَأَخَذْتَ، اَللَّهُمَّ أَنْتَ أَعْطَيْتَ وَأَنْتَ أَصْبتَ، الَلَّهُمَّ لاَ تُحْرِمْنِي ثَوَابَهُ، وَلاَ تُنْسِنِيْ مِنْ خَلْفِهِ فِيْ دُنْيَايَ وَآخرَتِيْ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَئْ قَدِيْرٌ، اَللَّهُمَّ أَنَا لَكَ وَبِكَ وَإِلَيْكَ وَمِنْكَ، لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِيْ ضَرًّا وَلاَ نَفْعًا.
Bacaan latin:
Allohumma huwa maaluka wa rizquka wa ana ‘abduka khowwaltanii hiina rozaqtanii. Allohumma fa alhimnii syukroka fiihi wash shobro ‘alaihi hiina ashobta wa akhodzta.
Allohumma anta a’thoita wa anta ashobta. Allohumma laa tuhrimnii tsawaabahuu walaa tunsinii min kholfihii fii dunyaaya wa aakhirotii innaka ‘alaa kulli syai-in qodiir. Allohumma ana laka wa bika wa ilaika wa minka laa amliku linafsii dhorron walaa naf’an.
Terjemahan:
Ya Allah, ia adalah harta dan rizku-Mu, dan aku adalah hamba-Mu, Engkau mempercayaiku ketika Engkau memberi aku rizki. Ya Allah, beri aku ilham untuk bersyukur pada-Mu dengannya, dan beri aku kesabaran atasnya ketika Engkau mencabut dan mengambilnya.
Ya Allah, Engkau memberi dan Engkau mencabut. Ya Allah, jangan Engkau halangi aku untuk mendapatkan pahalanya dan jangan Engkau lupakan aku setelahnya di duniaku dan akhiratku, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Ya Allah, aku milik-Mu, bersama-Mu, menuju kepada-Mu, dan berasal dari-Mu, aku tidak memiliki diriku sendiri untuk mendatangkan bahaya maupun manfaat.

Baca juga: Bacaan Doa Agar Diberi Kesehatan oleh Allah SWT, Dilengkapi dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya
3. Doa Agar Sabar saat Ditimpa Ujian
Bacaan Arab:
أى مبتلى فقال الحمد لله الذي عافاني مما ابتلاك به وفضلني على كثير ممن خلق تفضيلا لم يصبه ذلك البلاء
Bacaan latin:
Man roa mubtalan faqola : alhamdulillahil ladzi ‘afani mimmabtalaka bihi wafadhdholani ala katsirin mimman kholaqo tafdhila, lam yusibhu dzalikalbala’u.
Terjemahan:
Barangsiapa melihat orang yang ditimpa ujian, lalu berkata : segala puji hanya milik Allah, Dzat yang telah menyelamatkanku dari ujian yang menimpamu dan mengutamakanku dari orang banyak. Maka ia tidak akan ditimpa musibah yang sama. (Al-Adzkar, hal. 269).
(TribunPalu/Kim)