Jelang Pemeriksaan Anies Baswedan, KPK dapat Peringatan Keras dari Sosok Ini: Jangan Cari Panggung

KPK mendapatkan peringatan keras jelang pemeriksaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNPALU.COM - KPK mendapatkan peringatan keras jelang pemeriksaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Diketahui pada hari ini Anies Baswedan dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan KPK.

Pemeriksaan ini terkait dengan pelaksanaan Formula E jakarta.

Langkah ini dilakukan agar polemik yang bergulir soal turnamen Formula E pada 4 Juni 2022 lalu bisa terjawab dengan baik.

Baca juga: Masa Jabatan Anies Baswedan di DKI Jakarta Segera Selesai, Ada 6 Nama yang Disiapkan Jadi Pj Siapa?

Baca juga: PSI Ngotot Interpelasi Formula E Segera Digelar: Keburu Anies Baswedan Sudah Lengser Bakal RIBET

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta objektif saat memeriksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal Formula E pada Rabu (7/9/2022).

“Berkaitan dengan pemeriksaan esok hari tanggal 7 September, KPK harus objektif. Kalau memang Anies Baswedan nggak bersalah yah jangan terlalu dipaksakan, nanti terkesan kriminalisasi,” kata Ketua Umum Pasukan Tetap Jokowi (Pak Tejo) Tigor Sitorus pada Selasa (6/9/2022) malam.

“Tapi kalau memang benar-benar ada keterlibatan dia, penyalahgunaan wewenang atau abused power dalam pembangunan sirkuit Formula E. KPK harus objektif apa kerugian negara, harus dilihat jangan KPK ini umpamanya mencari panggung,” lanjut Tigor.

“Berkaitan dengan pemeriksaan esok hari tanggal 7 September, KPK harus objektif. Kalau memang Anies Baswedan nggak bersalah yah jangan terlalu dipaksakan, nanti terkesan kriminalisasi,” kata Ketua Umum Pasukan Tetap Jokowi (Pak Tejo) Tigor Sitorus pada Selasa (6/9/2022) malam.

“Tapi kalau memang benar-benar ada keterlibatan dia, penyalahgunaan wewenang atau abused power dalam pembangunan sirkuit Formula E. KPK harus objektif apa kerugian negara, harus dilihat jangan KPK ini umpamanya mencari panggung,” lanjut Tigor.

Menurut dia, KPK harus mengkaji adanya dugaan kategori penggelembungan atau mark-up pembangunan sirkuit di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara.

Termasuk pembangunan sirkuit di lahan bekas buangan lumpur dianggap layak atau tidak.

Dalam kesempatan itu, Tigor juga merasa heran dengan jadwal pemeriksaan Anies yang dilakukan menjelang pensiun sebagai Gubernur pada 16 Oktober mendatang.

Padahal Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi sudah lebih dulu diperiksa KPK terkait dugaan korupsi Formula E pada 22 Maret 2022 lalu.

“Prasetyo sudah dua kali diperiksa, Ketua Fraksi PSI (Anggara Wicitra Sastroamidjojo) juga sudah diperiksa, tentu itu yang kontra dengan Anies Baswedan. Menurut saya konsultannya, pelaksana pekerjanya dan Jakpro juga harus diperiksa karena Jakpro sebagai pengguna anggaran,” jelas Tigor.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved