Sigi Hari Ini

Bupati Sigi Bentuk Timsus Tindaklanjuti Permasalahan Desa Mpanau

Pemerintah Kabupaten Sigi melakukan Rapat Koordinasi terkait tindaklanjut permasalahan Desa Mpanau, Rabu (7/9/2022).

Penulis: Moh Salam | Editor: Haqir Muhakir
TribunPalu.com/Moh Salam
Pemerintah Kabupaten Sigi melakukan Rapat Koordinasi terkait tindaklanjut permasalahan Desa Mpanau, Rabu (7/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pemerintah Kabupaten Sigi melakukan Rapat Koordinasi terkait tindaklanjut permasalahan Desa Mpanau, Rabu (7/9/2022).

Rakor Tindaklanjut itu bertempat di Ruang Rapat Bupati, Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. 

Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta memimpin langsung Rakor tersebut didampingi Kadis PMD Sigi Andi Wulur, Inspektur Inspektorat Kabupaten Sigi Nuim Hayat, Camat Sigi Biromaru Mohammad Zain, Kabag Hukum, dan Asisten III Selvianty.

Mohammad Irwan Lapatta menuturkan, semua tuntutan dari masyarakat Desa Mpanau untuk memberhentikan Kepala Desa sebab diduga melakukan Penyelewengan Dana Desa.

"Apa-apa disampaikan itu adalah dugaan, Pemerintah Kabupaten Sigi bertugas melakukan fungsi pengawasan dan pembinaan," ujar Bupati Sigi, Mohamad Irwan Lapatta, Rabu (7/9/2022).

Baca juga: Arya Saloka dan Amanda Manopo Sudah Bersama Lagi di Ikatan Cinta, Putri Anne Unggah Kalimat Ini

Pria Kelahiran 19 September 1968 itu menjelaskan, akan segera membentuk tim khusus untuk melakukan audit di Kecamatan Sigi Biromaru khususnya Desa Mpanau. 

"Terkait dugaan Penyelewengan Keuangan ini akan kita verifikasi dulu untuk di audit oleh tim khusus dari Pemkab Sigi bersama Inspektorat, " kata Irwan Lapatta. 

Dia pun mengatakan, jika tuduhan dari Masyarakat Desa Mpanau terkait Kades melakukan Penyelewengan Dana Desa maka Pemerintah Kabupaten Sigi tidak bisa sembarangan memberhentikan yang bersangkutan. 

"Kalau memang benar tuduhan itu, Pemerintah Kabupaten Sigi tidak bisa semena-mena memberhentikan dan ada diberikan waktu selama 60 hari untuk dilakukan pembinaan untuk serta pengembalian jika benar terjadi Penyelewengan dana desa," sebut Bupati Sigi. 

"Pasti akan dilakukan pemeriksaan terkait dugaan Penyelewengan anggaran tahun 2020 dan 2021 di Kecamatan Sigi Biromaru khususnya Desa Mpanau," ujar Irwan menambahkan.

Ketua Partai Golkar Sigi itu menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Sigi hanya dapat melakukan pembinaan dan pengawasan. 

"Kita ini bukan penindakan tapi pembinaan dan pengawasan," tuturnya.

"Insyaallah dalam waktu dekat kami bersama Inspektorat akan membentuk tim khusus dan akan melakukan pemeriksaan terhadap dugaan Penyelewengan Dana desa 2020 dan 2021 di Desa Mpanau," tambah Bupati Sigi. 

Diketahui dalam UU nomor 6 tahun 2014 tentang Desa Pasal 40, Kepala Desa berhenti jika antar lain Meninggal dunia, permintaan sendiri, tak dapat menjalankan tugasnya, mengundurkan diri. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved