Palu Hari Ini

IRT di Kota Palu Laporkan Istri Polisi Terkait Dugaan Kasus Penganiayaan

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial YN berusia 39 tahun laporkan oknum yang diduga Istri Polisi di Polda Sulteng

Penulis: Ketut Suta | Editor: Salam Kerimov
HandOver
Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial YN berusia 39 tahun laporkan oknum yang diduga Istri Polisi di Polda Sulteng 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial YN berusia 39 tahun laporkan oknum yang diduga Istri Polisi di Polda Sulteng.

Laporan itu dibuat atas dugaan kasus penganiayaan dilakukan oknum istri polisi inisial CS terhadap YN. 

YN mengaku mengalami luka memar di bagian anggota tubuhnnya dan harus mendapatkan perawatan serius di RS Bhayangkara, Senin (12/9/2022).

IRT itu menjelaskan, saat kejadian tersebut oknum istri polisi itu melakukan dugaan penganiayaan bersama dua orang lainnya.

Baca juga: Bupati Tolitoli Amran H Yahya Sentil Media Sorot Kinerja Pemerintah Tanpa Konfirmasi

"Kejadianya di indekos tempat tinggal saya di Jl Purnawirawan, pada hari Jumat (9/9/2022) malam," ujar IRT YN, Rabu (14/9/2022).

Peristiwa dugaan penganiayaan itu bermula setelah YN melaporkan oknum istri polisi tersebut atas kasus pencemaran nama baik dan fitnah.

Karena telah menyebarkan video yang menurut terlapor adalah adegan video porno dilakukan oleh YN.

"Video itu tahun 2016, mengapa seorang istri polisi menyimpan video tersebut yang sudah lama itu. Bukan hanya sang istri, suami pun menyimpan video tersebut," tutur YN.

"Padahal itu bukan video porno, karena hanya memperlihatkan bagian dada wanita, bukan sebagaimana video porno yang seperti dilakukan laki-laki dan wanita atau berhubungan intim," tuturnya menambahkan.

Baca juga: Optimalisasi Kampung Tangguh dan Desa BERSINAR di Sigi, 3 Desa Jadi Percontohan

Diketahui, YN sudah melaporkan ke Polda Sulteng dengan nomor polisi: STTLP/156/IX/2022/SPKT/POLDA SULTENG tertanggal 9 September 2022.

Sementara itu Kasubdit Penmas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari mengatakan, untuk laporan YN masih dalam penyelidikan.

"Laporannya masih dalam penyelidikan," ujar Kompol Sugeng, Rabu (14/9/2022).(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved