TIPS Kesehatan: Manfaatkan Kunyit hingga Berbagai Cara Berikut untuk Bantu Atasi Pradiabetes

Berikut sejumlah tips untuk membantu mengatasi pradiabetes dengan memanfaatkan kunyit hingga menerapkan pola hidup sehat.

Proxyma Studio
Ilustrasi- Berikut tips untuk membantu mengatasi pradiabetes. 

TRIBUNPALU.COM – Pernahkah Anda mengengar istilah prediabetes?

Ketika seseorang memiliki pradiabetes, kadar glukosa darahnya secara konsisten tinggi , namun belum cukup tinggi untuk berkembang menjadi diabetes tipe 2.

Mengutip dari laman Medical News Today, pradiabetes adalah ketika seseorang memiliki kadar gula darah tinggi secara konsisten yang belum mencapai tahap diabetes tipe 2.

Ketika seseorang memiliki pradiabetes, tubuh mereka tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Insulin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk mengangkut gula dari aliran darah ke sel untuk digunakan sebagai energi.

Terkadang, ketidakmampuan untuk menggunakan insulin dengan benar menyebabkan sel tidak mendapatkan cukup gula. Akibatnya, terlalu banyak gula tetap berada dalam aliran darah.

Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius, terutama kerusakan pada pembuluh darah, jantung, dan ginjal.

Ilustrasi Diabetes
Ilustrasi Diabetes (KOMPAS.COM)

Menurut CDC, lebih dari 84 juta orang dewasa di AS memiliki pradiabetes, tetapi banyak yang tidak tahu bahwa mereka memiliki kondisi tersebut, karena sama sekali tidak menunjukkan gejala.

Pada saat kebanyakan orang mengalami gejala, kondisi tersebut biasanya berkembang menjadi diabetes tipe 2.

American Diabetes Association (ADA) menyarankan bahwa orang harus mempertimbangkan tes skrining darah untuk diabetes ketika mereka berusia 45 tahun.

Namun, tes glukosa harus dimulai lebih awal untuk orang yang memiliki faktor risiko diabetes, seperti kelebihan berat badan atau memiliki riwayat keluarga diabetes.

Beberapa tes gula darah dapat mengkonfirmasi diagnosis pradiabetes. Dokter mengulangi tes dua atau tiga kali sebelum memastikan diagnosis.

Untuk itu, prediabetes perlu untuk diatasi sedini mungkin.

Baca juga: Tips Kesehatan: Berikut Panduan Diet Rendah Karbohidrat, Baik untuk Penderita Diabetes

Berikut sejumlah tips untuk membantu mengatasi prediabetes:

Kurangi Konsumsi asupan nasi putih bagi Anda penderita diabetes.
Kurangi Konsumsi asupan nasi putih bagi Anda penderita diabetes. (Sajian Sedap)
  • Manfaatkan kunyit: Ya, kunyit yang merupakan bumbu berwarna cerah, mungkin memiliki beberapa efek pada perkembangan diabetes.
  • Perubahan gaya hidup: Meningkatkan tingkat aktivitas fisik dapat membantu mencegah atau membalikkan pradiabetes.
  • Menurunkan berat badan: Kehilangan sekitar 7 persen dari total berat badan, terutama mengurangi lemak perut, dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 sebesar 58 persen.
  • Melakukan aktivitas yang konsisten: Orang dengan diabetes harus mencoba 150 menit olahraga sedang per minggu. Bahkan jika orang tidak merasa siap untuk latihan intensif, berjalan-jalan atau berkebun dapat membuat perbedaan.
  • Meningkatkan massa otot: Otot membakar kalori pada tingkat yang lebih tinggi daripada lemak, sehingga meningkatkan massa otot dapat berkontribusi untuk mencapai berat badan yang sehat. Ini, pada gilirannya, dapat membantu menstabilkan kadar glukosa darah.
  • Meningkatkan fleksibilitas: Peregangan adalah bentuk latihan. Menjadi fleksibel juga dapat membantu mengurangi dampak cedera dan meningkatkan pemulihan, sehingga menghasilkan rejimen olahraga yang lebih andal.
  • Mengurangi stres: Karena stres mungkin menjadi faktor risiko pradiabetes, mengelola tingkat stres dapat membantu mencegah kondisi tersebut.
  • Memiliki diet yang sehat: Diet yang tinggi serat, protein tanpa lemak, dan karbohidrat kompleks tetapi rendah gula sederhana, membantu menjaga kadar glukosa darah tetap stabil.
  • Taat pada pola makan yang ketat: Makan makanan kecil secara teratur sepanjang hari membantu mencegah lonjakan dan penurunan kadar glukosa darah. Pastikan untuk makan pada waktu yang sama setiap hari dan hindari ngemil berlebihan di antara waktu makan.
  • Berhenti merokok: Nikotin adalah stimulan yang meningkatkan kadar glukosa darah. Merokok dapat menyebabkan resistensi insulin dan merupakan faktor risiko diabetes.
  • Menghindari gula berlebih: Makanan dan minuman dengan tambahan gula dapat menyebabkan perubahan ekstrim pada glukosa darah dan berkontribusi pada penambahan berat badan.
  • Hindari asupan kopi: Kafein adalah stimulan lain yang meningkatkan kadar glukosa darah. Namun, beberapa penelitian telah mengaitkan kopi dengan peningkatan sensitivitas insulin.
  • Cukup tidur: Satu studi 2015 menunjukkan bahwa orang yang memiliki kualitas tidur rendah juga menghadapi risiko pradiabetes yang lebih tinggi.

Orang dengan faktor risiko pradiabetes atau kadar glukosa darah tinggi mungkin perlu memantau kadarnya di rumah dan minum obat untuk mengurangi glukosa darah.

Seorang dokter mungkin meresepkan beberapa orang dengan obat pradiabetes, seperti metformin, untuk mengelola gejala mereka.

(TribunPalu.com/Linda)

Sumber: Tribun Palu
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved