Banggai Hari Ini

Pemkab Banggai Waspadai Inflasi dari Kelompok Transportasi Pasca Kenaikan BBM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) perlu mewaspadai pergerakan inflasi dari kelompok transportasi

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Salam Kerimov
TribunPalu.com/Asnawi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) perlu mewaspadai pergerakan inflasi dari kelompok transportasi pada September 2022.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) perlu mewaspadai pergerakan inflasi dari kelompok transportasi pada September 2022. 

Sebab, sebelum kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), tepatnya pada Agustus 2022 kelompok transportasi telah memiliki andil positif terhadap inflasi. Sementara, kenaikan BBM diumumkan pada Sabtu, 3 September 2022. 

Data BPS Kabupaten Banggai menunjukkan kelompok transportasi menyumbangkan andil terhadap inflasi sebesar 0,08 persen dari tota inflasi Agustus 2022 sebesar 0,54 persen. 

Kenaikan indeks harga terjadi pada subkelompok jasa angkutan penumpang sebesar 1,80 persen, diikuti subkkelompok pengoperasian peralatan transportasi pribadi sebesar 0,09 persen. 

Baca juga: Ikan Capungan Banggai Penting Dipertahankan dan Dilestarikan

Sedangkan subkelompok pembelian kendaraan dan subkelompok jasa pengiriman barang pada bulan ini relatif tidak mengalami perubahan.

Kelompok transportasi mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,65 persen yakni dari 109,78 pada b Juli 2022 menjadi 110,49 pada Agustus 2022. 

Sementara di lapangan, kenaikan tarif transportasi mulai terlihat. Misalnya, ongkos angkutan umum khusus pelajar dari Luwuk ke Desa Biak, Kecamatan Luwuk Utara naik dari Rp5.000 menjadi Rp7.000.

Baca juga: Pemilik Eks Tambak Udang Masih Pertahankan Lahannya di Batui Banggai

Sementara, ongkos rental kendaraan roda empat dari Luwuk ke Palu dan sebaliknya telah mengalami kenaikan dari Rp250.000 menjadi Rp300.000 setelah kenaikan BBM. 

Ongkos transportasi dari Luwuk ke Nambo juga ikut naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu.

Sementara itu, ongkos angkutan transportasi dari Luwuk ke Pagimana dan sebaliknya naik Dari Rp 50.000 menjadi Rp 60.000 hingga Rp 70.000.

"Iya ada setelah kenaikan BBM," ujar seorang sopir angkutan umum saat dihubungi, Kamis (15/9/2022).

Kenaikan juga mengalami kenaikan untuk transportasi laut rute Luwuk-Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan dari Rp 50.000 menjadi Rp 70.000. Sedangkan rute Luwuk-Banggai, Kabupaten Banggai Laut dari Rp 100.000 menjadi 130.000. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved