Palu Hari Ini

Aksi Gercep Wawali Palu Pegang Kadis P2KB Saat Akan Terjatuh

Terdapat moment unik saat Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido bersama TP-PKK Kota Palu Diah Puspita dan Kadis P2KB Kota Palu Royke Abraham meninjau

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Alan
Aksi cepat Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido memengangi Kadis P2KB Kota Palu Royke Abraham yang hampir jatuh 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Terdapat moment unik saat Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido bersama TP-PKK Kota Palu Diah Puspita dan Kadis P2KB Kota Palu Royke Abraham meninjau langsung pelaksanaan posyandu bagi anak-anak.

Bertempat di Jl Merpati, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (16/9/2022) pagi.

Pada saat akan membagikan telur kepada orang tua balita, Royke Abraham tersandung dan hampir jatuh.

Syukur, Reny A Lamadjido yang saat itu berada tepat disampingnya dengan sigap memegang Royke Abraham.

Baca juga: Bukan Bjorka Tapi Jadi Tersangka? Terungkap Keterkaitan Pria di Madiun Ini dengan sang Hacker

Sehingga Royke Abraham tidak terjatuh dan melanjutkan membagikan telur kepada orang tua balita yang hadir.

Sebelumnya, Reny A Lamadjido mengatakan, rutinnya orang tua membawa anak ke Posyandu membawa dampak besar bagi perkembangannya.

Pasalnya, anak yang tidak mendapatkan imunisasi dan gizi lengkap berpotensi terjadi stunting.

"Saya berharap program dari P2KB ini berupa pembagian telur yang merupakan salah satu tujuannya menurunkan stunting," ucap mantan Direktur RSUD Anutapura Palu itu.

Reny A Lamadjido mengucapkan, salah satu langkah pemerintah menurunkan stunting di Kota Palu ialah dengan program tabungan telur.

Dimana nantinya semua ibu yang memiliki balita dari usia 0 hingga 5 tahun di Kota Palu akan mendapatkan tiga butir telur untuk menunjang gizi anak.

"Selain diberikan telur, diberikan ikan juga boleh. Tapi karena sumber protein yang murah hanya di telur, makanya diberikan telur. Minimal tiga kali sehari diberikan telur," pesan Reny A Lamadjido.

Lebih lanjut, Reny A Lamadjido menjelaskan kepada orang tua yang hadir di Posyandu, bahwa stunting itu menyebabkan otak pada anak tidak berkembang.

Selain itu, stunting juga menyebabkan pertumbuhan panjang tubuh anak tidak ideal.

"Pendek belum tentu Stunting, tapi stunting sudah pasti pendek," terangnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved