Pendapatan Raja Charles III Capai Rp 346 Miliar per Tahun, Terungkap Sumber Kekayaannya

Berikut rincian penghasilan Raja Charles III hingga bisa mendapat penghasilan Rp 346 miliar per tahun.

Instagram/clarencehouse
Raja Charles III. 

TRIBUNPALU.COM - Raja Charles III akan mendapatkan warisan kekayaan dari mendiang sang ibunda, Ratu Elizabeth II.

Setelah Ratu Elizabeth II meninggal, Raja Charles III naik takhta memimpin Kerajaan Inggris.

Dan ini otomatis kekayaan Ratu Elizabeth II akan berpindah ke tangan Raja Charles III.

Ketika Ratu meninggal, kekayaan diturunkan melalui garis suksesi bersama dengan gelar, menjadikan putranya seorang Raja dan orang kaya.

Baca juga: POTRET Mahkota Terkutuk yang Diwariskan Ratu Elizabeth II pada Raja Charles III, Bawa Petaka

Tetapi dari mana tepatnya sumber kekayaan Raja Inggris?

Sebagai ahli waris, Raja Charles mendapatkan jaminan penghasilan lebih dari 20 juta poundsterling (Rp 346 miliar) setahun.

Sumber kekayaan penguasa monarki didanai oleh beragam koleksi aset yang ada sejak Abad Pertengahan, dan disempurnakan dari waktu ke waktu dalam kesepakatan dengan parlemen, yang terbaru pada 2012.

Sumber utama pendanaan Raja Inggris adalah Sovereign Grant, dihitung sebagai 25 persen dari keuntungan Crown Estate. Ini merupakan portofolio properti komersial dan presidensial senilai 15 miliar poundsterling (Rp 259 triliun), lahan pertanian dan laut yang dimiliki oleh pemimpin monarki, bukan raja sebagai individu.

Pada 2021- 2022, nilainya mencapai 86,3 juta poundsterling hampir Rp 1,5 triliun.

Sebanyak 52 juta poundsterling dari dana tersebut digunakan untuk perjalanan resmi, biaya mempekerjakan hampir 500 anggota Rumah Tangga Kerajaan, dan pemeliharaan Istana Kerajaan yang ditempati (Istana Buckingham, Kastil Windsor, Clarence House, Istana St James, Istana Kensington, Marlborough House Mews dan Hampton Court Mews).

Sisa 34 juta poundsterling dialokasikan untuk "pelayanan ulang" Istana Buckingham, yang sedang berlangsung.

Sovereign Grant meningkat dari 15 persen pendapatan menjadi 25 persen pada 2018 untuk menutupi total biaya 369 juta poundsterling (Rp 6,3 triliun) selama 10 tahun.

Bagi raja, nilai Sovereign Grant tidak bisa turun bahkan jika pendapatan turun, meskipun itu mungkin tidak mungkin mengingat kepemilikannya atas sebagian besar dasar laut Inggris, di mana terdapat lisensi yang sangat menguntungkan untuk turbin angin lepas pantai yang akan diberikan bertahun-tahun mendatang.

Tidak ada pajak warisan

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved