Tokoh Adat Papua MINTA Jokowi Perintah KPK Hentikan Kasus Lukas Enembe: CABUT Label Tersangka!

Tokoh Adat Papua minta Presiden Jokowi perintah KPK untuk menghentikan pemeriksaan terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe. 

Editor: Putri Safitri
handover
Gubernur Papua Lukas Enembe. Tokoh Adat Papua minta Presiden Jokowi perintah KPK untuk menghentikan pemeriksaan terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe.  

Kini, Gubernur Papua telah dilarang bepergian ke luar negeri oleh KPK selama enam bulan.

Namun, menurut Roy, penetapan tersangka oleh KPK dinilai prematur.

"Penetapan tersangka yang dilakukan oleh penyidik KPK terhadap Gubernur Papua prematur," kata Roy, dikutip Tribunnews.com dari Tribun-Papua.com, Senin (12/9/2022)

Roy juga menyebut, penetapan Lukas Enembe sebagai tersangka dugaan korupsi belum diketahui secara jelas.

"Ini jadi catatan kami, seharusnya ditanya ke pak gubernur dong, dan kita juga kaget, kok gubernur bisa jadi tersangka untuk kasus gratifikasi, seolah-orang telah menerima uang transfer 1 milyar," jelasnya.

Lebih lanjut, Roy mengatakan, penetapan tersangka kepada Gubernur Papua sangat terburu-buru.

"KUHAP menyatakan, orang dinyatakan tersangka itu apabila ada dua alat bukti dan ada keteranganya," kata Roy dalam konferensi pers di Kota Jayapura, Senin (11/9/2022).

"Kenapa tidak minta keterangan dulu. Kami sangat sayangkan sikap KPK yang tidak profesional," imbuhnya.

(*/tribunpapua.com/tribunnews.com)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved