Palu Hari Ini

Gubernur Sulteng Minta Polisi Tangkap Pelaku Perusakan Kantor di Tambang Emas Poboya

Ia pun meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku perusakan terhadap Kantor PT Adijaya Karya Makmur (AKM).

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
Handover
Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura menyikapi kerusuhan di lokasi Tambang Emas Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Ia pun meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku perusakan terhadap Kantor PT Adijaya Karya Makmur (AKM).

"Harus ditangkap pelaku yang merusak dan membakar fasilitas di kantor PT AKM," ujar Rusdy Mastura, Senin (19/9/2022).

Pria akrap disapa Cudy itu mengimbau aparat kepolisian tetap mengedepankan cara-cara humanis dalam upaya pengamanan.

Menurutnya, terdapat oknum atau pihak tertentu yang menunggangi aksi perusakan massa di lokasi tambang.

Baca juga: Aktivitas PETI Poboya Palu Telan Korban Jiwa, Polisi Panggil Pemilik Lubang Tambang

"Ada yang menggerakkan di belakang ini untuk mendapat keuntungan. Harus tertib dan tenang dahulu setelah itu proses," ucap Cudy.

Ratusan massa sebelumnya mendatangi lokasi tambang Poboya pada Minggu (18/9/2022) sekitar pukul 14.25 Wita.

Dalam aksinya, pendemo merusak sejumlah fasilitas seperti Kantor PT AKM dan membakar alat berat di lokasi kerusuhan.

"Permasalahan ini karena oknum masyarakat meminta ruang melakukan pertambangan tanpa izin (PETI). Sementata PETI itu tidak ada, dilarang," ucap Kapolresta Palu Kombes Pol Barliansyah.(*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved