Sigi Hari Ini

BPS Sigi Target 93.818 Kepala Keluarga Masuk Pencatatan Awal Registrasi Sosial Ekonomi

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sigi melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Kabupaten Pencatatan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2

Penulis: Moh Salam | Editor: Haqir Muhakir
salam
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sigi melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Kabupaten Pencatatan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sigi melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Kabupaten Pencatatan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022.

Rakor tersebut dengan tema "Mencatat Untuk Membangun Negeri Satu Data Program Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat".

Bertempat di Pemancingan Nagaya, Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (20/9/2022).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sigi Arfandi menyebutkan, Regsosek merupakan Sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk Kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan.

Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi Tahun 2022 mulai 15 Oktober sampai dengan 14 November 2022 mendatang. 

"Untuk target sekitar 93.818 KK dengan Petugas 530 orang," ujar Arfandi, Selasa (20/9/2022).

Sementara itu Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi menuturkan, Regsosek adalah bagian dari reformasi sistem perlindungan sosial yang konsepnya telah Bappenas rancang sejak tahun 2020.

"Pemerintah merasakan bahwa pelaksanaan perlindungan sosial perlu perbaikan. Bantuan Sosial sebagai bagian dari perlindungan sosial, harus kita salurkan tepat sasaran pada masyarakat yang betul-betul membutuhkan, " kata Samuel Yansen Pongi. 

Ia menjelaskan, Regsosek sendiri Pendataan seluruh penduduk yang mencakup profil dan kondisi ekonomi yang sangat beragam mulai dari kondisi demografi, perumahan, keadaan disabilitas, kepemilikan aset hingga informasi geospasial.

"Informasi yang komprehensif ini memungkinkan Regsosek menyajikan peringkat kesejahteraan setiap penduduk dan meningkatkan ketepatan sasaran program-program pemerintah, " jelas Wabup Sigi. 

Menurutnya, Data Regsosek yang lengkap akan mendukung program pemberdayaan ekonomi, penyediaan kebutuhan infrastruktur dasar, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, peningkatan inklusi keuangan dan program lain untuk mendorong potensi pembangunan di pusat maupun daerah.

"Regsosek salah satu upaya pemerintah mewujudkan Satu Data Kependudukan Indonesia. Jadi Regsosek membantu mewujudkan Indonesia membangun secara inklusif," tuturnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved