'Pak Jangan Bikin Gaduh' Pengacara Lukas Enembe Ingatkan Mahfud MD Tak Perkeruh Situasi di Papua

Mahfud MD diminta tak bikin gaduh situasi Papua dengan pernyataannya soal kasus Lukas Enembe.

Kompas.com/Kristanto Poernomo
Mahfud MD 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mendapatkan peringatan keras dari Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Roy Rening.

Peringatan ini dikeluarkan buntut pernyataan Mahfud MD yang dinilai menyesatkan.

Demikian kata Kuasa Hukum Gubernur Papua, Roy Rening, dalam konferensi pers, dihadiri Tribun-Papua.com, di di Kota ayapura, Senin (19/9/2022) malam.

Sebelumnya, Mahfud MD menyampaikan keterangan pers terkait kasus Lukas Enembe dan situasi Papua pada Senin (19/9/2022).

Baca juga: Cabut Label Tersangka Tokoh Adat Papua Curiga Ada Permainan di Balik Kasus Luka Enembe

Mahfud menyebut, selain dugaan gratifikasi Rp 1 miliar yang dilakukan Lukas Enembe, ada dugaan korupsi ratusan miliar berdasarkan laporan PPATK.

Roy Rening pun meminta agar Mahfud MD berhenti mengeluarkan statement yang dinilai memperkeruh situasi.

"Konferensi pers bapak Mahfud MD di luar dari penyelidikan. Dia (Mahfud) keluarkan statement yang sangat tidak pro justitia atau demi keadilan," katanya 

Menurut Roy, pernyataan Mahfud MD itu membingungkan masyarakat.

Sehingga, ia meminta Menko Polhukam tak mengeluarkan statement menyesatkan.

"Bapak Prof Mahfud, kami minta stop perkeruh suasana dengan statement yang membingungkan masyarakat," tegasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved