Sulteng Hari Ini

Ketua PPNI Sulteng Kutuk Rumah Sakit Perkerjakan Perawat Sebagai Sukarela dan Pengabdi

Masri Daeng Taha terpilih sebagai ketua DPD PPNI Sulteng periode 2022 hingga 2027 melalui Musyawarah Wilayah ke VI yang digelar selama dua hari sejak

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Masri Daeng Taha terpilih sebagai Ketua PPNI Sulteng periode 2022 hingga 2027 melalui Musyawarah Wilayah ke VI yang digelar selama dua hari sejak tanggal 16 dan 17 September 2022. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Ketua PPNI Sulteng, Masri Daeng Taha secara tegas menolak adanya instansi pelayanan kesehatan yang masih memperkerjakan Perawat sebagai tenaga  sukarela dan pengabdi, Kamis (22/9/2022) pagi.

Menurutnya, perekrutan tenaga kesehatan Perawat sebagai sukarela dan pengabdi sudah tidak relevan lagi diera sekarang.

Semestinya, sistem penggajian tenaga kesehatan Perawat di instansi kesehatan, harus mengacu pada manajemen Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

"Selain PNS, harusnya kontrak perawat itu mengacu pada manajemen P3K walaupun itu statusnya bukan sebagai P3K. Jangan ada kata-kata mengabdi atau sukarela," tegas Masri Daeng Taha.

Masri Daeng Taha mengatakan, minimal gaji yang diterima perawat di instansi kesehatan saat ini setara dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Baca juga: Akhirnya Lukas Enembe Ngaku Main Judi, Tapi Bantah Habiskan Ratusan Miliar

Selain upah, hak mendapatkan jaminan kesehatan bagi perawat yang direkrut instansi kesehatan juga harus jelas.

"Kemudian Kami akan bersinergi dengan pemerintah baik provinsi maupun kab/kota dalam pembangunan kesehatan di Sulawesi Tengah," cetusnya.

Lebih lanjut Masri Daeng Taha mengatakan, selama menjadi ketua DPD PPNI Sulteng.

Ia akan menjalankan berbagai program prioritas seperti perlindungan hukum preventif bagi tenaga perawat yang melakukan tugas bukan kewenangannya.

Baik itu didaerah terpencil, sulit dijangkau maupun didaerah perkotaan.

"Jadi kita mengajak 13 pemerintah kabupaten/kota yang ada di Sulteng untuk melindungi perawat," tuturnya.

Sebelumnya, Masri Daeng Taha terpilih sebagai ketua DPD PPNI Sulteng periode 2022 hingga 2027 melalui Musyawarah Wilayah ke VI yang digelar selama dua hari sejak tanggal 16 dan 17 September kemarin.

Bertempat di D'Kalora hotel and resto, Desa Kalora, Kecamatan Konovaro, Kabupaten Sigi.

Kegiatan Muswil itu dihadiri Ketua Umum DPP PPNI Harif fadhilah, Bendahara umum DPP PPNI, Ketua departemen organisasi dan kaderisasi DPP PPNI, Ketua departemen pemberdayaan politik DPP PPNI, Dewan pertimbangan DPW PPNI Sulteng. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved