Palu Hari Ini

Antisipasi Penyelewengan, BPKP Sulteng Pastikan Kawal Dana Hibah Munas KAHMI

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulteng memastikan akan mengawal pengelolaan dana hibah tersebut

Penulis: fandy ahmat | Editor: Salam Kerimov
HandOver
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulteng memastikan akan mengawal pengelolaan dana hibah tersebut 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelontorkan dana hibah Rp 14 miliar untuk Korps Alumni HMI (KAHMI).

Dana tersebut diberikan untuk mendukung pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI ke XI pada November 2022.

Sejak menjadi polemik di sejumlah kalangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulteng memastikan akan mengawal pengelolaan dana hibah tersebut.

"Dana hibah ini rawan penyimpangan karena dilaksanakan swakelola. Kami berkomitmen akan mengawal mulai proses perencanaan sampai pelaporan keuangan," ujar Koordinator Pengawas Bidang Investigasi BPKP Sulteng Memet Rusmana, Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Panitia Munas KAHMI Gagas Program Green Action di Kawasan Eks Gempa Sulteng

Munas KAHMI berlangsung di Kota Palu mulai 24 sampai 28 November 2022 dan rencananya dibuka langsung Presiden Joko Widodo.

BPKP mengingatkan agar Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulteng mengelola dana hibah secara bertanggungjawab sesuai dengan mekanisme.

"Bantuan hibah dari pemprov harus sesuai aturan, jangan ada transaksi fiktif atau penyelewengan lainnya. KAHMI sejak awal telah meminta pendampingan dari BPKP," tutur Memet.

Baca juga: FUI Sulteng Kecam Ritual Tanam Kepala Sapi di Lokasi Pembangunan Masjid Raya Darussalam Palu

Sementara itu Ketua MW KAHMI Sulteng Andi Mulhanan Tombolotutu meyakini acara munas akan memberikan dampak positif khususnya bagi perekonomian daerah.

"Dana APBDP itu akan terserap dalam kegiatan munas. Rangkaian kegiatan akan menghidupkan pelaku usaha hotel, akomodasi, transportasi dan juga UMKM. Bahkan belanja peserta yang mencapai 6 ribu orang itu akan melahirkan multiplier effect," ucapnya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved