Bisakah Pakai Kompor Listrik 1000VA di Rumah dengan Tegangan Listrik Hanya 450 VA?Ini Penjelasannya

Sebagai informasi saja, kompor listrik yang dijual di pasaran umumnya membutuhkan konsumsi listrik 800 watt sampai 1.000 watt setiap satu tungkunya.

Editor: Imam Saputro

TRIBUNPALU.COM - Bisakah rumah yang tegangan kecil 450 VA atau 900 VA menggunakan kompor listrik dari pemerintah yang punya tengangan 1000 VA?

Pemerintah tengah gencar mengampanyekan konversi penggunaan kompor berbahan bakar elpiji diganti dengan kompor listrik.

Pemerintah bahkan akan membagi-bagikan secara gratis paket lengkap kompor listrik seharga Rp 1,8 juta untuk ratusan ribu kepala keluarga dalam program tersebut.

Jika berhasil, program konversi kompor listrik ini juga diharapkan bisa jadi solusi masalah kerugian PLN akibat kelebihan pasokan atau oversupply listrik PLN, terutama untuk jaringan Jawa-Bali, seiring banyaknya pembangkit baru yang terus dibangun.

Sementara secara terpisah, PLN sendiri juga giat mengampanyekan konversi kompor listrik.

Setelah Solo dan Denpasar, DKI Jakarta akan menjadi sasaran pilot project konversi elpiji 3 kg ke kompor induksi berikutnya.

Sebagai informasi saja, kompor listrik yang dijual di pasaran umumnya membutuhkan konsumsi listrik 800 watt sampai 1.000 watt setiap satu tungkunya.

Jika satu kompor memiliki dua tungku dan dinyalakan bersama, tentulah listrik yang dibutuhkan dua kali lipatnya.

Lalu bagaimana jika sambungan listrik di rumah hanya masuk golongan 900 VA, bahkan masih banyak rumah tangga miskin yang jadi sasaran program konversi kompor listrik hanya memiliki tengangan 450 VA?

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, bagi masyarakat yang termasuk golongan pelanggan 450 VA dan 900 VA, tetap bisa memakai kompor listrik hingga 1.000 watt.

Darmawan bilang, dalam program konversi kompor listrik yang diinisiasi PLN, pihaknya akan menyediakan jalur khusus sehingga tidak akan sampai mengganggu sambungan listrik yang sudah terlanjur terpasang di rumah.

"Meskipun disediakan jalur kabel khusus memasak oleh PLN, daya listrik KPM tidak mengalami perubahan. Yang 450 VA tetap 450 VA, yang 900 VA juga tetap 900 VA," kata Darmawan dikutip dari Kompas TV, Senin (26/9/2022).

Selain itu, ia menegaskan, kalau pelanggan PLN golongan 450 VA maupun 900 VA tidak akan dipaksa untuk menambah daya.

"Kami juga memastikan, tidak ada pengalihan daya 450 VA ke 900 VA sebagaimana yang sempat beredar di masyarakat," ungkap Darmawan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved