Sulteng Hari Ini

HUT Agraria, BPN Sulteng Potong Tumpeng dan Sematkan Setya Lencana Karya Satya untuk 5 Pegawai

Upacara diawali dengan mengheningkan cipta, lalu dilanjutlan pembacaan teks Pancasila dan Undang-undang dasar (UUD) 1945.

Penulis: Ketut Suta | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/SUTA
ubenur Sulteng Rusdy Mastura bertindak menjadi inspektur upacara HUT ke-62 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) di lingkungan Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulawesi Tengah. Upacara tersebut berlangsung di halaman apel kantor ATR/BPN Sulteng, Jl S Parman, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Senin (26/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubenur Sulteng Rusdy Mastura bertindak menjadi inspektur upacara HUT ke-62 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) di lingkungan Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulawesi Tengah.

Upacara tersebut berlangsung di halaman apel kantor ATR/BPN Sulteng, Jl S Parman, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Senin (26/9/2022).

Peringatan Hari ke-62 ATR mengusung tema Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Cepat, Beriualitas, dan Tanguuh.

Serta akan mewujudkan percepatan transformasi digital dalam sistem pelayanan publik, pengaduan, perizinan, penanganan masalah, dan data base yang akan menuebabkan layanan kepada masyarakat yang transparan, cepat, efektif dan efesien.

Upacara diawali dengan mengheningkan cipta, lalu dilanjutlan pembacaan teks Pancasila dan Undang-undang dasar (UUD) 1945.

Baca juga: Rakerda 2022, BPN Sulteng Serahkan Sertipikat Tanah untuk Masjid dan Instansi

Pada kesempatan itu, Rusdy Mastura membacakan amanat Kementerian ATR atau Kepala BPN Hadi Tjahjanto.

Dalam amanat Hadi Tjaharto mengingatkan, agar bersama -sama menjalankan tugas sesuai yang diberikan Presiden RI.

Antaranya, dalam Percepatan Tanah melalui pendaftaran tanah Sistematis Lengkap (PTSL), lalu penyelesaian sengketa tanah dengan reforma agraria dan pemberantasan mafia tanah, dan terkahir mendukung perecepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Dengan program PTSL kita mendapat loncatan yang sangat signifikan dalam kurun waktu 5 tahun. Capaian jumlah tanah terdaftar sebanding dengan 70 tahun sebelum program PTSL," ucap Rusdy Mastura saat membacakan amanat Kementrian ATR.

Dia juga menjelaskan, hingga saat ini capaian pendaftaran tanah sudah mencapai 81,6 juta bidang atau setara dengan 64,7 persen. 

Sehingga untuk capaian target 100 persen pada Tahun 2025 harus menyusun strategi yang baik.

"Perlu diingatkan juga, pentingnya mengejar target PTSL namun yang tidak kalah penting adalah menjaga kualitas produk yang dihasilkan, sehingga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari," ujar Rusdy Mastura membacakan amanat Kementerian ATR.

Rusdy Mastura juga menyebut Kementrian ATR langsung turun lapangan di daerah dalam penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan.

Baca juga: HUT Agraria & Tata Ruang, Kanwil BPN Sulteng Sematkan Satyalancana Karya Satya Ke 11 Pegawainya

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved