5 Cara Memilih Layanan Aplikasi E-Filing yang Mudah dan Terpercaya

e-filing merupakan layanan yang dikembangkan oleh DJP untuk melaporkan SPT Pajak Tahunan secara online, sehingga wajib pajak tidak perlu mengantri.

net
Ilustrasi pajak 

Sebelum melakukan pelaporan SPT secara dalam jaringan (daring), wajib pajak harus memiliki electronic filing identification number (EFIN) terlebih dahulu.

Untuk diketahui, EFIN merupakan nomor identitas setiap wajib pajak yang diterbitkan oleh DJP dan digunakan untuk membayar serta melaporkan kewajiban pajaknya.

Apabila wajib pajak tidak memiliki nomor ini, wajib pajak tidak akan bisa membayar dan melaporkan pajaknya secara online.

Adapun cara untuk mendapatkan EFIN adalah wajib pajak diharuskan untuk mengirim email ke KPP atau dapat melihat alamat email pada www.pajak.go.id/unit-kerja dengan berita acara perihal penyampaian permohonan aktivasi EFIN. Dalam hal ini, satu alamat email hanya bisa digunakan untuk mengajukan satu EFIN.

Untuk mengajukan permohonan EFIN, wajib pajak diharuskan untuk melengkapi beberapa syarat yang dibutuhkan, mulai dari scan formulir permohonan aktivasi EFIN yang bisa diunduh melalui halaman www.pajak.go.id/id/formulir-permohonan-EFIN.

Pastikan untuk nomor telepon yang ditulis dalam formulir masih aktif dan email sama dengan yang digunakan untuk mengirim.

Kemudian, Anda perlu untuk menyiapkan scan identitas pribadi berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi Warga Negara Asing (WNA).

Lalu, siapkan juga scan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dan foto selfie dengan memegang KTP dan NPWP.

Setelah syarat tersebut terpenuhi, wajib pajak harus menunggu proses pengecekan kesesuaian data identitas dengan database DJP oleh petugas. Apabila sudah sesuai, pemberitahuan EFIN akan dikirimkan oleh petugas melalui email dalam bentuk PDF.

Namun, perlu untuk diketahui, pemprosesan data oleh petugas dilakukan di hari dan jam kerja, sehingga usahakan untuk mengirim di hari dan jam tersebut.

Lupa EFIN yang sudah pernah didapatkan

Bagi wajib pajak yang sebelumnya sudah pernah memiliki EFIN namun lupa dengan nomor tersebut, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mendapatkan kembali EFIN tersebut.

Pertama, dengan mengajukan ulang melalui email resmi KPP. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa satu alamat email hanya bisa digunakan untuk mendapatkan satu EFIN. Oleh karena itu, pastikan email yang digunakan adalah sama dengan yang sebelumnya.

Untuk bisa mengajukan permohonan ulang, wajib pajak harus melengkapi email permohonan tersebut dengan data proof of record ownership (PORO). Data PORO ini digunakan petugas KPP untuk memastikan bahwa pemohon adalah orang yang sama atau yang bersangkutan.

Pengamanan ketat seperti ini dilakukan untuk melindungi data wajib pajak dan untuk menghindari penyalahgunaan data tersebut.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved