Ricuh di Stadion Kanjuruhan

BUNTUT Ricuh di Stadion Kanjuruhan, Politisi Nasdem Minta FIFA Batalkan Piala Dunia U20 di Indonesia

Politisi Partai Nasdem Akbar Faizal minta FIFA untuk membatalkan penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia U20, buntut Tragedi Kanjuruhan.

Editor: Putri Safitri
Tribunnews.com/SURYA/PURWANTO
Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Politisi Partai Nasdem Akbar Faizal minta FIFA untuk membatalkan penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia U20, buntut Tragedi Kanjuruhan. 

Kejadian mengenaskan itu pun lantas ikut disoroti FIFA selaku federasi tertinggi sepak bola dunia.

Alhasil, muncul pertanyaan bagaimana status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 2023.

Pasalnya, FIFA menyoroti faktor keamanan yang dilanggar pada regulasi FIFA Stadium Safety dan Security.

Di mana aparatan keamanan melanggar Pasal 19 ayat B, tentang pelarangan penggunaan senjata api dan gas air mata di dalam stadion saat mengurai massa.

Atas isu tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali angkat bicara.

Zainudin cemas terhadap status tuan rumah Piala Dunia U20 yang terancam, imbas dari tragedi kerusuhan Kanjuruhan.

Dirinya berharap insiden berdarah tersebut tidak mengancam status Indonesia yang akan menggelar Piala Dunia U20 tahun depan.

"Seharusnya ini tidak boleh lagi terjadi. Karena begitu sudah kita bebaskan pertandingan sepak bola dengan boleh ada penonton yang tadinya tanpa penonton, kemudian ada permintaan masyarakat supaya ada penontonnya tapi tidak bisa dijaga dengan baik," kata Menpora.

"Sehingga edukasi-edukasi kepada para suporter dan penonton itu harus lebih dilakukan lebih masif lagi, disadarkan bahwa pertandingan olahraga baik sepak bola atau cabang olahraga apapun pasti ada yang memang dan ada yang kalah, sehingga apapun itu harus diterima," tegas Zainudin.

Saat ini, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sekalu operator Liga 1 memutuskan menghentikan kompetisi selama satu pekan.

Tak hanya itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah memerintahkan melakukan investigasi langsung ke Stadion Kanjuruhan.

Berikut Kronologi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema VS Persebaya.

Mengutip dari SuperSkor, pada pertandingan itu Arema kalah dari tim Persebaya, dengan skor 3-2.

Kekalahan Arema di kandang sendiri ini menumbulkan kekecewaan pada suporternya.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved