Palu Hari Ini

Wakil Wali Kota Palu Paparkan Penanganan Stunting Menggunakan Pendekatan ke Masyarakat

Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido mengatakan, penanganan stunting di Kota Palu membutuhkan pendekatan multisektor pada masyarakat.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Pemkot Palu
Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido mengatakan, penanganan stunting di Kota Palu membutuhkan pendekatan multisektor pada masyarakat. 

1. Pembentukan dan penyelenggaraan susunan perangkat daerah provinsi Sulawesi Tengah nomor 8 tahun 2016 dengan kewenangan menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

2. Membentuk tim TPPS Provinsi Sulawesi Tengah.
3. Menyampaikan informasi dan edukasi publik melalui media cetak maupun elektronik.

4. Menyediakan ruang sarana prasarana sekretariat TPPS beserta anggarannya., 5. Melakukan edukasi melalui branding mobil dari seluruh OPD Provinsi Sulawesi Tengah.

6. Melakukan pengukuhan Bunda peduli stunting tingkat provinsi Sulawesi Tengah dan

7. Menyampaikan kepada kepala perwakilan BKKBN yang telah memberikan dukungan penganggaran melalui dana DAK yang telah didistribusikan ke seluruh kabupaten kota di Sulawesi Tengah.

"Perjuangan mencegah dan menurunkan stunting tentu tidak mudah sebab tantangan akan selalu ada, namun jadikan tantangan sebagai semangat dan dorongan dalam menjalankan komitmen bersama mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan lebih maju," tutup Rudi Dewanto.

Senada, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tuty Zarfiana dalam laporannya menjelaskan, Rakor ini bertujuan terwujudnya komitmen dan dukungan nyata terhadap kebijakan nasional percepatan penurunan stunting, yang secara operasional menjadi kebijakan pemerintah daerah.

Mengkoordinasikan dan mensinkronkan program kegiatan serta mengidentifikasi permasalahan stunting di Sulawesi Tengah.

"Adapun output yang diharapkan adanya kesepakatan bersama dari peserta untuk mendukung program stunting di daerah dan penyusunan perencanaan anggaran terpadu dalam perencanaan anggaran stunting," bebernya.

Bertindak sebagai narasumber, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Wakil Walikota Palu, Pejabat Mewakili Bupati Banggai, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua LPPM Untad, Kepala Biro Organisasi Setdaprov Sulawesi Tengah serta mewakili Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah.

Hadir pada kesempatan itu unsur pokok Pemda Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, kepala opd dan instansi vertikal, serta pejabat terkait lainnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved