Pemilihan Rektor Untad

Panitia Pemilihan Rektor Untad Lakukan Penghitungan Suara Putaran Kedua, Ini Penyebabnya

Panitia pemilihan menetapkan hasil penghitungan suara dalam rapat senat tahap penyaringan calon rektor Universitas Tadulako (Untad), Rabu (5/10/2022).

Penulis: fandy ahmat | Editor: Haqir Muhakir
handover
6 Calon Rektor Universitas Tadulako (Untad) 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Panitia pemilihan menetapkan hasil penghitungan suara dalam rapat senat tahap penyaringan calon rektor Universitas Tadulako (Untad), Rabu (5/10/2022).

Perolehan suara terbanyak diraih Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama Untad Prof Amar.

Mantan dekan fakultas teknik Untad itu meraup 38 suara dari 70 pemilih oleh anggota Senat Untad.

Sementara Dekan FISIP Untad Prof Muhammad Khairil berada di posisi kedua dengan perolehan 32 suara.

Akan tetapi, pihak panitia melakukan pemungutan suara putaran kedua khusus kepada 4 bakal calon, yakni Prof Abd Rahim, Lufsyi Mahmudin, Muhtar Lutfi dan Mahmudin.

Hasilnya, Lufsyi Mahmudin dari FMIPA Untad meraih suara terbanyak sekaligus melengkapi 3 calon rektor sesuai ketentuan.

"Total suara terbagi ke dua kontestan. Sehingga silakukan pemungutan suara putaran kedua untuk menetapkan 3 calon rektor, dan suara terbanyak itu diraih Lufsyi Mahmudin," ujar Ketua Panitia Pilrek Untad Adam Malik.

Setelah ditetapkan 3 calon, nama-nama tersebut akan diserahkan ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Pemilihan rektor Untad nantinya ditentukan berdasarkan persentase suara masing-masing dari senat Untad 65 persen dan Kemendikbudristek 35 persen.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved