Munas KAHMI

Steering Commite Munas KAHMI Buka Pendaftaran Calon Presidium Nasional Hingga 27 Oktober 2022

Steering Commite Munas KAHMI telah menyebarkan formulir dan persyaratan kepada seluruh Majelis Wilayah, Majelis Daerah dan Majelis Perwakilan Luar Neg

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
handover
Koordinator Steering Committee Munas KAHMI Viva Yoga Mauladi 

TRIBUNPALU.COM - Pendaftaran calon Presidium Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) resmi dibuka Steering Commite.

Steering Commite Munas KAHMI telah menyebarkan formulir dan persyaratan kepada seluruh Majelis Wilayah, Majelis Daerah dan Majelis Perwakilan Luar Negeri KAHMI.

“Ya benar, pendaftaran dimulai hari ini, Jumat, 7 Oktober hingga 27 Oktober 2022, pendaftaran calon Presidium KAHMI resmi dibuka,” kata Koordinator Steering Committee Munas KAHMI Viva Yoga Mauladi melalui rilis tertulis panitia, Jumat (7/10/2022).

Presidium Nasional KAHMI 2017-2022 itu menjelaskan, pihaknya menetapkan tujuh orang sebagai tim seleksi calon Presidium KAHMI yang diketuai Prof Dr Laode M Kamaluddin, Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI).

Tim Seleksi Calon Presidium MN KAHMI itu beranggotakan Dr Abidinsyah Siregar, Dr Nazaruddin Nasution, Prof Dr Nurhayati Djamas, Prof Dr R Siti Zuhro, Prof Dr Asep Syarifuddin dan Dr Hamdan Zoelva.

Baca juga: Presiden Jokowi Siap Buka Munas KAHMI ke XI di Sulawesi Tengah

“Maka saya mengimbau kepada seluruh anggota KAHMI agar segera mendaftar untuk diseleksi sebagai calon Presidium KAHMI 2022-2027,” UCAP anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional tersebut.

Pendaftaran berlangsung di Sekretariat Panitia Nasional Munas KAHMI, Jl Turi 1 No 14 Blok S, Senopati, Jakarta Selatan dan atau dapat dilakukan melalui email: pansel.kahmi@gmail.com.

Pemilihan dengan cara e-voting (touch screen).

Semua munassirin akan mendapatkan laporan notifikasi dan bukti pemilihan sehingga tidak bisa direkayasa.

“Kalau pada munas sebelumnya pemilihan dengan cara mencoblos, maka Munas KAHMI di Palu nanti kita lakukan dengan cara E-voting. Karena kita hendak mengembangkan budaya digital di KAHMI. Maka setiap pengambilan setiap keputusan juga harus digitalisasi,” kata Viva Yoga Mauladi.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved