Sigi Hari Ini

Pengendalian Inflasi di Sigi, Pemkab Intervensi Empat Sektor Salah Satunya Bantuan UMKM

Pemerintah Kabupaten Sigi terkait dalam pengendalian Inflasi di wilayah Mareso Masagena sudah siap menyalurkan bantuan melalui Empat OPD.

Penulis: Moh Salam | Editor: Salam Kerimov
TribunPalu.com/Moh_Salam
Pemerintah Kabupaten Sigi terkait dalam pengendalian Inflasi di wilayah Mareso Masagena sudah siap menyalurkan bantuan di Empat OPD. Hal itu diutarakan Wabup Samuel Yansen Pongi 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pemerintah Kabupaten Sigi terkait dalam pengendalian Inflasi di wilayah Mareso Masagena sudah siap menyalurkan bantuan melalui Empat OPD.

Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi menuturkan, dalam pengendalian inflasi di Kabupaten Sigi sebanyak empat OPD alias Dinas.

Antara lain Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan; Dinas Perindustrian dan Perdagangan; Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan; serta Dinas Koperasi dan UMKM Sigi.

"Hanya bisa itu Nelayan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sigi, Pasar murah melalui Disperindag, Bantuan BBM untuk mesin-mesin pertanian melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikulultura dan Perkebunan, dan Bantuan UMKM melalui Dinas Koperasi dan UMKM Sigi," ujar Wabup Samuel, Minggu (16/10/2022).

Mantan Kadis Koperasi dan UMKM Sigi itu menjelaskan, untuk proses pembagian bantuan terhadap sejumlah sektor diperkirakan akhir Oktober atau awal November.

"Ini sementara proses, pada prinsipnya kan tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember sebab regulasinya baru dan kita memasukan di perubahan anggaran berarti ini sementara jalan proses perubahan anggaran," kata Samuel.

Baca juga: Pelayanan di Puskesmas Biromaru Sigi Kian Membaik, Pemanggilan Pasien di Ruang Tunggu Pakai Megafon

Pria kelahiran 15 Juni 1975 itu mengatakan, untuk teknis pelaksanaannya dikembalikan kepada masing-masing OPD.

"Untuk pelaksanaannya bisa berkoordinasi dengan masing-masing dinas yang saya sebutkan tadi," kata Wabup Sigi tersebut.

Samuel pun menekankan untuk ojek yang ada di wilayah terpencil di Kulawi Selatan dan Pipikoro serta Lindu tidak masuk dalam intervensi pengendalian inflasi.

"Ada empat dinas sesuai amanat dan aturan sebenarnya lima dinas yakni Ojek di Dinas Perhubungan tapi. kami mohon maaf kepada ojek-ojek karena syaratnya mereka harus legal sehingga harus ada organisasi ojek yang menaungi mereka dan itu terkendala," sebut Samuel.

Baca juga: Jelang Pilkades Serentak Kabupaten Sigi, Polres Buka Layanan SKCK Mobile dan SKCK Online

Diketahui mengantisipasi dan pengendalian inflasi dari Kenaikan BBM, Pemerintah Kabupaten Sigi mengalokasikan sebanyak Rp 3,4 Miliar dari APBD.

Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta mengatakan, alokasi anggaran untuk pengendalian inflasi di wilayah Mareso Masagena merupakan kebijakan nasional. 

"Memang ada dana yang sudah diatur dan Sigi punya Rp 3,4 Miliar nantinya diperuntukkan sesuai dengan kondisi Kabupaten Sigi," ujar Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta.

Suami Anggota DPRD Sigi itu menjelaskan, alokasi anggaran tersebut nantinya akan disubsisdi ke sejumlah sektor seperti pertanian dan lain sebagainya. 

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved