Palu Hari Ini

Pemkot Palu Genjot Penurunan Anemia Bagi Perempuan dan Ibu Hamil

Menariknya, kegiatan tersebut juga dilaksanakan makan vitamin penambah darah dan makan buah bersama.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
handover
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid membuka Rencana Aksi Gizi Pemerintah Kota tahun 2022. Kegiatan itu berlangsung di Lapangan Vatulemo Palu, Jl Balai Kota, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (27/10/2022) pagi. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid membuka Rencana Aksi Gizi pemerintah kota tahun 2022.

Kegiatan itu berlangsung di Lapangan Vatulemo Palu, Jl Balai Kota, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (27/10/2022) pagi.

Kegiatan itu dihadiri sejumlah kepala OPD, anggota DPRD Kota Palu, para kepala sekolah, guru dan perwakilan siswi dari SMP dan SMA se Kota Palu dan unsur Forkopimda lainnya.

Hadianto Rasyid dan jajarannya langsung menyapa sekaligus berinteraksi dengan para siswi.

Menariknya, kegiatan tersebut juga dilaksanakan makan vitamin penambah darah dan makan buah bersama.

Baca juga: Satu Warga Diduga Terkena Peluru Karet saat Bentrok dengan Polisi di Poboya Palu

Hadianto Rasyid mengatakan, anemia merupakan kondisi kurangnya sel darah merah di dalam tubuh atau tidak berfungsinya sel darah merah di tubuh.

"Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat di indonesia termasuk kota palu. Anemia dapat dialami oleh semua kelompok umur mulai dari balita, remaja, ibu hamil sampai usia lanjut," terangnya.

Hadianto Rasyid menambahkan, kasus anemia di Kota Palu masih cukup tinggi, khususnya pada remaja putri dan ibu hamil.

"Berdasarkan data dinas kesehatan kota palu tahun 2022 cakupan ibu hamil yang mendapatkan tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan sebesar 95,80 sudah mencapai target nasional 8299, sedangkan remaja putri yang mendapat tablet tambah darah sebesar 50,57 belum mencapai target nasional 5456," sebut Hadianto Rasyid.

Melihat masih rendahnya kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, khususnya pada remaja putri, maka perlu dilakukan aksi nyata melalui advokasi,

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan hari kesehatan nasional ke-58, kementerian kesehatan mengadakan gerakan nasional aksi bergizi melalui kampanye aksi bergizi.

Kegiatan ini di laksanakan di Kota Palu dengan melibatkan lintas sektor serta sekolah, khususnya remaja putri sebagai penerima manfaat langsung.

Baca juga: Hasil Riset Timbulan Sampah di Palu-Sigi, Produk Air Kemasan dan Kantong Kresek Sering Ditemui

Sebanyak 1.692 remaja putri yang berasal dari beberapa sekolah di Kota Palu mengikuti kegiatan tersebut.

Tujuan promosi asupan makan yang sehat dan aktivitas fisik, serta komunikasi untuk perubahan perilaku yang relevan dan komprehensif.

Implementasi program aksi bergizi tentunya diintegrasikan dengan trias usaha kesehatan sekolah yaitu pendidikan kesehatan,  pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat.

Aksi gizi yang dilaksanakan secara kolaboratif dan inklusif diharapkan mampu Meningkatkan literasi warga sekolah tentang pentingnya tablet tambah darah, olahragayaktivitas fisik, dan konsumsi gizi seimbang.

Kemudian meningkatkan komitmen sekolah untuk melaksanakan kegiatan aksi bergizi secara rutin setiap minggu.

Di kesempatan tersebut juga disampaikan komitmen bersama dalam rangka penurunan stunting dengan implementasi germas melalui aksi bergizi di sekolah se-kota palu.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved