Sidang Sempat Tak Jelas, Hari Ini Brigjen Hendra Kurniawan Jalani Sidang Etik, Susul Ferdy Sambo?

Adapun sidang etik terhadap Hendra Kurniawan hari ini bakal dipimpin Wakil Inspektorat Umum (Wairwasum) Polri, Irjen Pol Tornagogo Sihombing.

Editor: Imam Saputro

TRIBUNPALU.COM - Brigjen Hendra Kurniawan dijadwalkan menjalani sidang etik terkait  Obstruction of Justice kasus pembunuhan Brigadri J oleh Ferdy Sambo dkk.

Hendra Kurniawan akan menjalani sidang etik di ruang sidang Divisi Propam Polri, lantai satu, Gedung TNCC Mabes Polri hari ini, Senin (31/10/2022).

Sebelumnya, Hendra Kurniawan diduga melakukan pelanggaran etik karena terlibat skenario Ferdy Sambo dalam "membersihkan" barang bukti pembunuhan Brigadir J pada awal Juli lalu.

Adapun sidang etik terhadap Hendra Kurniawan hari ini bakal dipimpin Wakil Inspektorat Umum (Wairwasum) Polri, Irjen Pol Tornagogo Sihombing.

"Nanti akan diinfokan oleh humas, karena sekarang terbagi untuk tangani beberapa kasus yang sedang terjadi," kata Kapolri Listyo Sigit, mengomentari sidang etik Hendra, Minggu (30/10).

Sidang etik terhadap Hendra sempat mendapat sorotan dari berbagai pihak, antara lain karena jadwal sidang yang tak jelas.

Bahkan hal itu sampai dikomentari Bambang Rukminto dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS).

“Selama Kapolri tidak konsisten dalam melakukan reformasi kepolisian, kultur seperti yang saat ini terjadi akan terus berlanjut," ujar Bambang, Kamis (27/10).

"Dan kasus obstruction of justice tersebut adalah puncak-puncak gunung es dari problem sistemis di kepolisian,” tegasnya.

Sebanyak 35 polisi terduga pelanggar etik dalam kasus pembunuhan Brigadir J, 19 di antaranya sudah disidang etik, termasuk Ferdy Sambo pada Kamis (25/8).

Hasilnya menyatakan eks Kadiv Propam Polri itu dipecat dari institusi kepolisian.

Namun, semenjak Senin (3/10) lalu, Humas Polri tak lagi mengumumkan jadwal sidang etik kasus ini.

Saat itu pelaksanaan maupun hasil sidang etik terhadap 16 polisi lainnya belum jelas.

Di sisi lain, jadwal sidang etik untuk Hendra baru terungkap dalam sidang obstraction of justice di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (27/10).

Saat itu hakim ketua Ahmad Suhel menyampaikan permintaan Divpropam Polri yang hendak menyidang Hendra secara etik.

"Ada permintaan (Hendra Kurniawan) untuk sidang kode etik di hari Senin,” kata Ahmad saat itu.

"Kita akan tanda tangan kepaniteraan untuk bisa nanti diserahkan kepada saudara. Permohonannya semua dikabulkan," imbuh Ahmad.

(*)

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved