Sigi Hari Ini

Camat Utarakan Harapan Warga Pakuli Utara ke Anggota Komisi V, Anwar Hafid Akan RDP Kementerian PUPR

Pemerintah Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi mengapresiasi Balai Wilayah Sungai Sulawesi III yang sudah bekerja keras untuk memperbaiki aliran sungai

Penulis: Moh Salam | Editor: Salam Kerimov
TribunPalu.com/ Moh Salam
Camat Gumbasa Taswar (kanan) saat menunjukkan lokasi pengerjaan normalisasi di Desa Pakuli Utara kepada Anggota Komisi V DPR RI Anwar Hafid (kiri), Sabtu (5/11/2022) 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pemerintah Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi mengapresiasi Balai Wilayah Sungai Sulawesi III yang sudah bekerja keras untuk memperbaiki aliran sungai pasca banjir.

Hal itu diutarakan Camat Gumbasa Taswar saat menemani Kunjungan Anggota Komisi V DPR RI Anwar Hafid, Sabtu (5/11/2022).

Taswar mengatakan bahwa harapan masyarakat di Pakuli Utara khususnya agar aliran sungai Gumbasa dapat diperluas dan dikembalikan sesuai jalur semula.

"Ini aliran sungai dapat diperluas itu menjadi harapan masyarakat, untuk tanggulnya kalau bisa dikembalikan semula nanti karena ini lokasinya masyarakat dipakai sementara, makanya setelah penanganan darurat ini akan dikembalikan aliran sungai gumbasa," ujar Camat Gumbasa, Sabtu (5/11/2022).

Baca juga: Anggota Komisi V DPR RI Anwar Hafid Kunjungi Lokasi Putusnya Jembatan Gumbasa Sigi

Dia pun menyambung perkataan dari Kepala BWS Sulawesi III, dalam waktu dekat Balai Wilayah Sungai akan mengembalikan jalur aliran sungai keasalnya.

"Penjelasan dari Kepala Balai kemarin akan dikembalikan ketempatnya dan sudah ada batu bolder mereka antar ini. Jadi Alhamdulillah Balai Sungai kita sudah bekerja keras dan hanya satu hari sudah dapat mengendalikan air pasca banjir beberapa waktu lalu walaupun dengan penuh keterbatasan karena bukan hanya di Sigi banjir," tuturnya. 

Pantauan TribunPalu.com Sabtu (5/11/2022) pagi, sebanyak lima unit alat berat berada di bantaran sungai sedang melakukan normalisasi.

Sementara alat berat lainnya juga berada di lokasi pasar untuk meratakan pinggir sungai tersebut. 

Baca juga: DPRD Palu Setujui 3 Raperda Dibahas pada Tahapan Selanjutnya

Senada dengan itu Anggota Komisi V DPR RI Anwar Hafid menjelaskan, kedatangannya ke lokasi Bantaran Sungai Gumbasa untuk melihat langsung pengerjaan dan penanganan oleh Balai teknis terkait.

"Hari ini saya hadir di lokasi langsung untuk memantau sejauh mana yang sudah dilakukan oleh Balai dalam rangka penanganan banjir ini. Alhamdulillah saya lihat dilapangan sementara berlangsung, saya berharap yang pertama kedepan ini perencanaannya benar-benar harus komprehensif dan harus memperhatikan benar-benar aliran sungai ini," kata Anwar dari Fraksi Partai Demokrat tersebut.   

Pria Kelahiran 14 Agustus 1969 itu menyebutkan, Penanganan aliran sungai harus dilakukan secara teknis sehingga tidak lagi dimasa-masa akan datang terjadi kejadian serupa.

"Jadi penanganan darurat itu jangan sampai itu penanganan selama-lamanya, Jadi penanganan darurat kita lakukan darurat disertai dengan perencanaan yang matang sehingga dalam waktu yang tidak lama juga dilakukan penanganan yang permanen," sebut mantan Bupati Morowali dua periode itu.

Ketua Partai Demokrat Sulteng itu mengatakan, penanganan saat ini masih bersifat sementara.

Ia pun berjanji akan segera melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan Kementerian terkait untuk penanganan permanen di Aliran Gumbasa tersebut. 

"Jadi ini hanya penanganan sementara tentu ini tidak bisa berharap banyak tapi penanganan permanen itulah yang diharapkan masyarakat. Saya juga dalam kapasitas tugas saya di Komisi V akan menyampaikan ini dalam RDP Kementerian terkait supaya penangan permanen aliran sungai gumbasa ini benar-benar dilakukan secara komprehensif melalui sebuah perencanaan yang sangat baik, sehingga tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini karena merugikan banyak fasilitas seperti fasilitas masyarakat termasuk juga fasilitas negara yang sudah dibangun," tuturnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved