Salah Pecat Karyawan, Twitter Kini Minta Puluhan Pekerja yang di-PHK untuk Kembali Bekerja

Usai memecat ribuan karyawan, Twitter Inc milik Elon Musk dikabarkan meminta beberapa pekerja yang telah di-PHK untuk kembali.

Editor: Putri Safitri
AFP/DAVID MCNEW
Elon Musk. Usai memecat ribuan karyawan, Twitter Inc milik Elon Musk dikabarkan meminta beberapa pekerja yang telah di-PHK untuk kembali. 

TRIBUNPALU.COM - Elon Musk secara resmi telah membeli Twitter dengan kesepakatan senilai 44 miliar Dolar AS atau sekitar Rp684,5 triliun pada 27 Oktober 2022 lalu.

Sejumlah perubahan terjadi setelah Twitter diambil alih oleh bos Tesla, Elon Musk, salah satunya memecat ribuan karyawan.

Namun, menurut laporan Bloomberg News pada Minggu (6/11/2022), Twitter Inc meminta beberapa pekerja yang telah di-PHK untuk kembali.

Dilansir Reuters, sejumlah orang itu diminta kembali karena pemecatannya adalah kesalahan.

Para staf di-PHK oleh Musk sebelum manajemen menyadari pekerjaan dan pengalaman mereka diperlukan untuk membangun fitur yang diinginkan Elon Musk, kata laporan itu mengutip sumber yang mengetahuinya.

Raksasa media sosial berlambang buru biru ini telah memberhentikan 50 persen karyawannya, termasuk dari tim inti, kata kepala keamanan dan integritas perusahaan, Yoel Roth, dalam cuitannya awal pekan ini.

Seorang staf media sosial mengatakan bahwa tim yang bertanggung jawab untuk komunikasi, kurasi konten, hak asasi manusia, dan etika pembelajaran mesin juga terimbas PHK.

Senasib dengan beberapa orang dari tim produk dan teknik.

Pada Sabtu (5/11/2022), Twitter mulai memberlakukan setoran $8 (sekira Rp125 ribu) untuk akun yang bercentang biru.

Biaya untuk Centang Biru

Twitter akan menunggu untuk memperkenalkan perubahan pada proses verifikasi dan layanan berlangganan Twitter Blue hingga pemilihan paruh waktu AS selesai, menurut laporan dari The New York Times.

Perusahaan media sosial ini telah melakukan pembaruan ke platformnya untuk beberapa pengguna pada hari Sabtu (6/11/2022) sebagai persiapan untuk peluncuran.

Perubahan yang diuraikan di App Store mengonfirmasi bahwa pengguna dapat membeli Twitter Blue dan menerima tanda centang biru seharga $7,99 per bulan. 

Fitur yang diusulkan oleh Elon Musk, disebut sebagai cara untuk memerangi spam di platform media sosial tersebut.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved