Morowali Hari Ini

Dewan Adat Usulkan Perubahan Nama Kabupaten Morowali

Perubahan nama itu, kata Bupati Morowali Taslim J Tanasa, masih sebatas usulan dari dewan adat.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
TribunPalu.com
Dewan Adat Bungku melalui pemerintah daerah mengusulkan perubahan nama Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Perubahan nama itu, kata Bupati Morowali Taslim, masih sebatas usulan dari dewan adat. 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Dewan Adat To Bungku mengusulkan perubahan nama Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, ke pemerintah daerah.

Perubahan nama itu, kata Bupati Morowali Taslim, masih sebatas usulan dari Dewan Adat To Bungku.

"Itu keinginan teman-teman dewan adat yang minta. Sementara kami bahas dulu urgensinya," kata elite Nasdem Morowali tersebut kepada TribunPalu.com, Sabtu (12/11/2022).

Dia menjelaskan, Dewan Adat To Bungku mengusulkan nama Kabupaten Morowali berganti menjadi To Bungku.

To Bungku bermakna Suku Bungku.

"Jadi masih disuarakan dewan adat, belum sampai di DPRD kabupaten, apalagi provinsi," tutur Taslim.

Baca juga: Pererat Tali Silaturahmi, TribunPalu.com Kunjungi Kantor Disnaker Morowali

Dikutip dari Wikipedia, Suku Bungku atau To Bungku atau To Bunggu adalah suatu suku yang mayoritas mendiami wilayah Bungku Utara, Bungku Selatan, dan Bungku Tengah, dan Menui di Kabupaten Morowali.

Suku Bungku terbagi menjadi beberapa sub-suku, yaitu Lambatu, Epe, Ro'tua, Reta, dan Wowoni.

Masyarakat suku ini berbicara dalam Bahasa Bungku, yang merupakan identitas diri dan alat komunikasi antarkeluarga mereka.

Masyarakat Bungku pernah membentuk kerajaan, yaitu Kerajaan Bungku yang dalam literatur Belanda disebut pula dengan nama Kerajaan Tambuku atau Tombuku.

(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved