Amalan Puasa
Amalan Paling Disukai Allah SWT, Ini Niat Puasa Daud dan Keutamaannya
Puasa Daud merupakan salah satu Amalan Puasa Sunnah yang paling disukai Allah SWT. Berikut Niat Amalan Puasa Daud dan Keutamaannya.
TRIBUNPALU.COM - Puasa Daud merupakan salah satu Amalan Puasa Sunnah yang paling disukai Allah SWT.
Berikut Niat Amalan Puasa Daud dan Keutamaannya.
Amalan Puasa Daud merupakan salah satu puasa sunah yang dikerjakan oleh umat Muslim.
Waktu mengerjakannya ialah dengan menyelang seling, satu hari berpuasa dan satu hari tidak.
Tahukah Anda jika puasa Daud menjadi salah satu puasa yang disukai oleh Allah SWT?
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari menjelaskan tentang hal itu.
“Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud.
Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam malam terakhir.
Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari.” (HR. Bukhari)”
Jika Anda belum mengetahuI bacaan niat dan keutamaan berpuasa daud, kami akan menyampaikannya melalui artikel berikut ini.
Kami telah melansirnya dari laman Tribunnews Jambi.
Niat Puasa Daud
نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya, "Saya berniat puasa Daud, sunah karena Allah Ta'ala.
Keutamaan Puasa Daud
Perlu Anda ketahui, pelaksanaan puasa Daud sama dengan puasa lainnya.
Tujuannya juga sama yakni untuk meningkatkan ketakwaannya kepada Allah SWT.
Dalam unggahan di kanal YouTube Buya Yahya, ia menjelaskan hal tersebut.
Buya Yahya menjelaskan jika Puasa Daud adalah Puasa Sunnah yang tidak mengapa terputus.
" Jangan sesuatu yang sunnah anda persulit," ujar Buya Yahya.
Puasa Daud adalah Puasa yang dikerjakan hari ini dan besok tidak begitu seterusnya.
Namun jika setelah satu bulan ingin berhenti dahulu tidak masalah sebab hukumnya Sunnah.
Tidak ada syarat dan ketentuan khusus bagi seorang Muslim dalam mengerjakan Puasa Daud.
Puasa Daud diisyaratkan untuk seorang Muslim, beriman pada Allah dan sudah baligh.
Yang paling penting adalah kesanggupan dan kekuatan untuk menjalaninya.
Sehingga jika belum bisa mengerjakannya atau merasa tidak kuat sebaiknya tidak usah dipaksakan.
Jika sudah merasa mampu, seorang muslim sebaiknya memperbanyak puasa sunnah diantaranya Puasa Daud.
Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW :
“Tidak ada puasa yang lebih afdhol dari puasa Daud. Puasa Daud berarti sudah berpuasa separuh tahun karena sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa.” (HR Bukhari dan Muslim).
Puasa Daud adalah puasa yang paling afdhol dibanding dengan Puasa Sunnah lainnya.
Berikut niat Puasa Daud atau Puasa Nabi Daud lengkap manfaat Puasa Daud
Melafazkan niat Puasa Daud dianjurkan di malam hari, sebelum fajar terbit.
Jika terlupa, boleh niat Puasa Daud di pagi hari asalkan belum makan dan tidak melakukan hal yang bisa membatalkan puasa/
Berikut diantara keutamaan Puasa Daud yakni mengikuti sunnah Rasulullah.
“‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapat kabar bahwa ‘Abdullah berkata, “Demi Allah aku akan berpuasa di siang hari dan aku shalat di malam hari terus menerus sesuai kemampuanku.”
Kemudian ‘Abdullah mengatakan bahwa ia telah mengatakan seperti itu sembari bersumpah dengan ayah dan ibunya.
Lantas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh engkau tidak bisa melakukan seperti itu.
Cukuplah berpuasa sehari dan luangkan waktu untuk tidak puasa.
Dirikanlah shalat malam, namun tetap tidurlah.
Atau berpuasalah setiap bulannya minimal tiga hari karena satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang semisal.
Jika demikian, hitungannya sama saja dengan puasa dahr (setahun penuh)“.
‘Abdullah berkata pada Nabi - shallallahu alaihi wa sallam bahwa beliau masih mampu lebih dari itu.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kalau begitu berpuasalah sehari, lalu berikutnya tidak puasa dua hari“.
‘Abdullah berkata pada Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bahwa beliau masih mampu lebih dari itu.
Beliau bersabda,
“Kalau begitu berpuasalah sehari, lalu berikutnya tidak puasa sehari.
Inilah yang disebut puasa Daud ‘alaihis salam.
Puasa Daud inilah sebaik-baik puasa“. ‘
Abdullah masih berkata pada Nabi - shallallahu ‘alaihi wa sallambahwa beliau masih mampu lebih dari itu.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda,
“Tidak ada yang lebih afdhol dari itu” (HR. Bukhari no. 1976 dan Muslim no. 1159).
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ILUSTRASI-PUASA-112541.jpg)