Palu Hari Ini

8 Kepsek SMP Asal Palu Jalani Pelatihan Magang di Jakarta, Hadianto Rasyid Sampaikan Hal Ini

Sebanyak delapan Kepala Sekolah asal Kota Palu akan menjalani pelatihan magang di  Jakarta Barat.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid secara resmi melepas sejumlah kepala sekolah yang akan mengikuti magang di beberapa sekolah yang ada di Wilayah 1 Kota Administrasi Jakarta Barat pada Sabtu, 26 November 2022 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak delapan Kepala Sekolah asal Kota Palu akan menjalani pelatihan magang di  Jakarta Barat.

Pelepasan sejumlah kepala sekolah itu berlangsung di kediaman Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Jl Nuri, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Sabtu (26/11/2022) pagi

Adapun jumlah kepala sekolah yang mengikuti magang sebanyak delapan orang yang berasal dari sejumlah SMP yang ada di wilayah Kota Palu.

Di antaranya yaitu Kepala SMP Negeri 8 Palu, Farida, Kepala SMP Negeri 22 Palu, Ninik Yuliati, Kepala SMP Negeri 6 Palu, Arief, Kepala SMP Negeri 18 Palu, Kisman.

Kemudian Kepala SMP Negeri 11 Palu, Sunardiyanto, Kepala SMP Negeri 13 Palu, Mursida, Kepala SMP Negeri 3 Palu, Masnur, dan Kepala SMP Negeri 1 Palu, Yusri.

Baca juga: Sekretaris PAPPRI Sulteng Sedih, Karya Musisi Lokal Kurang Diminati Masyarakat

Rencananya, para kepala sekolah akan diberangkatkan ke Jakarta mulai tanggal 28 November 2022 dan mengikuti magang hingga tanggal 11 Desember 2022.

Hadianto Rasyid dalam arahannya mengharapkan, agar para kepala sekolah mengikuti magang ini dengan sebaik-baiknya.

"Bukan untuk membenarkan apa yang sudah kita jalani, namun mencari hal yang belum terlaksana baik di sekolah kita," katanya.

Ia menekankan agar para kepala sekolah harus menciptakan manajemen yang baik dan hebat di masing-masing sekolahnya.

"Kalau ini dibangun dengan baik, maka semua akan mengikut termasuk masalah prestasi. Kalau kita hanya fokus masalah prestasi, kita tidak akan memandang semua hal. Mana anak yang hebat itu saja yang kita olah. Sekarang tidak lagi seperti itu," ungkapnya.

Wali Kota mengatakan sekolah ibarat etalasi kecil sebuah daerah, sehingga kalau ingin menciptakan masyarakat yang kuat harus diciptakan dari sekolah. (*) 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved