Piala Dunia 2022

Ada Aremania Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar, Desak Tragedi Kanjuruhan Segera Diusut Tuntas

Seorang Aremania hadir dan nonton langsung pertandingan Piala Dunia 2022 di Qatar.

Editor: Muh Ruliansyah
Twitter
Seorang Aremania hadir dan nonton langsung pertandingan Piala Dunia 2022 di Qatar. Sosok Aremania itu bernama Harie Pandiono. 

TRIBUNPALU.COM - Seorang Aremania hadir dan nonton langsung pertandingan Piala Dunia 2022 di Qatar.

Sosok Aremania itu bernama Harie Pandiono.

Tak hanya menonton pertandingan Piala Dunia 2022, selama di Qatar, Harie turut menyuarakan gerakan usut tuntas Tragedi Kanjuruhan.

Melansir Wearemania, Harie menyuarakan pengusutan tragedi Kanjuruhan saat menyambangi Stadion Al Janoub, Al Wakrah, Qatar, di laga Swiss vs Kamerun, Kamis (24/11/2022).

Baca juga: Skenario Arab Saudi Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022, Menang Lawan Polandia Jadi Harga Mati

Baca juga: Prediksi Piala Dunia 2022 Argentina vs Meksiko: La Albiceleste Dalam Tekanan Wajib Menang

Harie yang bekerja di Kenya, Afrika, terbang langsung ke Qatar untuk menggemakan tragedi Kanjuruhan yang terjadi 1 Oktober lalu.

Meski demikian, kaos dan spanduk yang dipakainya dalam menyuarakan keadilan untuk korban tragedi Kanjuruhan itu didatangkan langsung dari Malang, Jawa Timur.

Aksi Harie itu sempat mendapatkan larangan dari petugas keamanan di Stadion Al Janoub, yang mempermasalahkan pesan tertulis di kaos dan spanduk yang dibawanya.

Baca juga: Prediksi Piala Dunia 2022 Prancis vs Denmark: Skuad Mewah Les Bleus Lebih Diunggulkan

Baca juga: Prediksi Piala Dunia 2022 Tunisia vs Australia, Socceroos Buru Kemenangan Demi Jaga Asa

Diketahui kaos dan spanduk yang dibawa Hari bertuliskan tagar '#USUTTUNTAS tragedi Kanjuruhan.

Diakuinya, dirinya sempat ditahan selama 40 menit oleh petugas keamanan pertandingan, sebelum akhirnya dilepaskan lagi.

"Mosok tulisan kaos/banner Iki mengandung: LGBT, hate speach, politik, atau rasisme? statuta FIFA yg mana saya langgar? Debat dengan Security Officer tadi pagi," tutur Harie seperti dikutip Wartakotalive.com dari Twitter resminya @arema_98, Jumat (25/11/2022).

"Akhirnya saya direlease setelah 40menit 'diajak ngopi'. Saya dibanned ga masalah gak ptg bal2ane," lanjut Harie.

Aksi Harie menyuarakan keadilan bagi korban tragedi Kanjuruhan di ajang Piala Dunia 2022 itu pun mendapatkan dukungan dari Aremania lainnya.

Baca juga: Jadwal Piala Dunia 2022 Malam Ini 26-27 November: Arab Saudi vs Polandia, Argentina Hadapi Meksiko

Dukungan tersebut disampaikan dalam komentar di akun Twitter resmi Harie Pandiono @arema_98.

"Terus kampanyekan sam kepada orang diluaran sana, kami butuh atensi mereka semua. Kalau bisa jelaskan busuknya seluruh stakeholder disini! 135 jiwa melayang,hanya sebatas goresan angka," tulis akun @mlg***.

"Sampaikan pada dunia," lanjut komentar lainnya dari akun @Cos***.


(Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved