Palu Hari Ini

Pemkot Kota Palu Prioritaskan Honorer Puskesmas Jadi PPPK Kesehatan 2022

Sebanyak 400 lebih pegawai honorer yang bekerja di Puskesmas dan Dinkes Palu mengikuti seleksi PPPK kesehatan tahun 2022 ini.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
handover
Plt Dinas Kesehatan Kota Palu Ilham 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM,PALU - Kabar gembira bagi tenaga honorer kesehatan di Kota Palu yang bekerja di pusat pelayanan kesehatan Kota Palu.

Dinas Kesehatan Kota Palu akan memprioritaskan tenaga honorer menjadi PPPK Kesehatan 2022.

Plt Dinas Kesehatan Kota Palu Ilham menyebutkan, tahapan seleksi PPPK Kesehatan saat ini sudah masuk tingkatan verifikasi dan falidasi data.

Sebanyak 400 lebih pegawai honorer yang bekerja di Puskesmas dan Dinkes Palu mengikuti seleksi PPPK kesehatan tahun 2022 ini.

"Kalau kuotanya sendiri itu disesuaikan dengan keuangan daerah. jadi Insya Allah bertahap, dan kebutuhan Kota Palu tahun ini 100 lebih," ujar Ilham, Jumat (25/11/2022) pagi.

Baca juga: Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan 2022 Dibuka, Berikut Syarat & Cara Daftar di https://sscasn.bkn.go.id

Ilham menambahkan, untuk seleksi calon PPPK kesehatan, pemerintah memberikan afirmasi berupa penambahan nilai pada Kompetensi Teknis untuk sejumlah pelamar dengan kriteria tertentu.

Hal itu menurut Ilham telah sesuai Keputusan Menteri PANRB No. 968/2022 tentang Mekanisme Seleksi PPPK untuk Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan.

Kriteria  tersebut antara lain, 1) melamar pada fasilitas pelayanan kesehatan dengan Kriteria Terpencil dan Sangat Terpencil; 2) usia di atas 35 tahun dan memiliki masa kerja paling singkat 3 tahun secara terus menerus;

3) penyandang disabilitas; 4) melamar di fasilitas kesehatan tempat bekerja saat ini sebagai non-ASN; dan 5) pelamar sedang/telah melaksanakan pengabdian penugasan dari Kementerian Kesehatan.

 "Kemarin sebenarnya sudah ditutup, tapi dari Kementerian Kesehatan memberikan penambahan waktu untuk tenaga honorer untuk melengkapi berkasnya. Tentu kriteria sudah jelas di situ, seperti ada STR, dan pembuktian bahwa yang bersangkutan benar-benar pegawai honor, itu yang dimasukkan input dalam sistem," jelas Ilham.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved