Piala Dunia

Dipicu Uang Taruhan 200 Ribu Rupiah, Pria Ini Bakar Rumah yang Ia Tinggali Bersama Anak & Istri

JD diduga membakar rumahnya menggunakan minyak tanah hingga ludes tak bersisa. JD akhirnya harus berurusan dengan aparat kepolisian atas aksinya itu

Editor: Imam Saputro
handover
Ilustrasi kebakaran. Dipicu Uang Taruhan 200 Ribu Rupiah, Pria Ini Bakar Rumah yang Ia Tinggali Bersama Anak & Istri 

TRIBUNPALU.COM - Dipicu uang taruhan Piala Dunia 2022 Qatar senilai Rp 200.000 yang tidak genap dibayarkan, seorang pria di Sitaro Sulut malah membakar rumahnya sendiri.

Rumah yang ia tinggali bersama anak dan istrinya itu ludes tak bersisa.

Berikut cerita selengkapnya.

JD, seorang pria asal Desa Tanaki, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut), nekat membakar rumahnya sendiri karena ditegur membuat keributan soal uang taruhan Piala Dunia Qatar 2022.

Baca juga: Hasil Piala Dunia Tadi Malam: Imbangi Spanyol, Asa Jerman Melaju 16 Besar Masih Ada, Ini Skenarionya

JD diduga membakar rumahnya menggunakan minyak tanah hingga ludes tak bersisa.

JD akhirnya harus berurusan dengan aparat kepolisian atas aksinya itu, Jumat (25/11/2022).

Sebelumnya, JD telah meminta istri dan anaknya keluar rumah sebelum melakukan tindakan nekatnya itu. 

Selain itu, JD juga diduga terpengaruh minuman keras.

Dipicu uang taruhan piala dunia

Menurut polisi, kejadian itu berawal saat JD menang taruhan piala dunia dengan rekannya.

Saat itu JD menang Rp 200.000 karena tim jagoannya Brasil menang atas tim Serbia pada Piala Dunai Qatar 2022.

Baca juga: Hasil Piala Dunia Qatar Tadi Malam: Swiss, Portugal & Brazil Menang, Ronaldo Cetak Rekor Baru

Ternyata, rekannya hanya memberi uang Rp 120.000. Hal itu memicu adu mulut dan keributan.

"Usai laga tersebut, rekannya tidak membayar taruhan sesuai kesepakatan. JD hanya menerima Rp 120.000," ujar Kasi Humas AKP Hibor Tendean.

Diduga emosi ditegur warga

Keributan JD dan rekannya itu ternyata mengganggu warga hingga aparat pemerintah desa setempat turun tangan.

Tak hanya itu, aparat desa juga mengimbau warga tidak membuat keributan lewat pengeras suara dari gereja setempat. Hal itu ternyata membuat JD emosi lalu membakar rumahnya.

Namun demikian, menurut polisi, aksi nekat pelaku diduga juga dipicu masalah ekonomi keluarga.

"Diduga karena faktor masalah ekonomi hingga pelaku depresi, ditambah tidak memiliki pekerjaan tetap untuk menghidupkan keluarganya," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ribut Soal Taruhan Piala Dunia, Pria di Sitaro Sulut Bakar Rumah Sendiri, Ini Ceritanya"

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved