Sulteng Hari Ini

UMP Sulteng 2023 Capai Rp 2,5 Juta, Paling Rendah di Sulawesi, Urutan ke-23 Nasional

Upah itu ditentukan dengan sistem waktu enam hari dalam seminggu, maka upah sebulan dibagi 25 hari.

Penulis: Jolinda Amoreka | Editor: mahyuddin
Kompas.com/Kredivo
Ilustrasi - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menerbitkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah tentang Upah Minimum Provinsi atau UMP 2023. 

TRIBUNPALU.COM, PALU  - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menerbitkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah tentang Upah Minimum Provinsi atau UMP 2023.

Surat keputusan bernomor 561/516/Disnakertrans-G.ST/2022 diteken Gubernur Sulteng Rusdy Mastura 22 November 2022.

Dalam surat itu menyebutkan, UMP Sulteng 2023 mencapai Rp 2.599.546 per bulan.

Upah itu ditentukan dengan sistem waktu enam hari dalam seminggu, maka upah sebulan dibagi 25 hari.

Sementara bagi perusahaan menerapkan sistem waktu kerja lima hari dalam seminggu, upah sebulan dibagi 21 hari.

"Keputusan itu juga berlaku untu pekerja/buruh yang belum memiliki masa kerja, berstatus lajang atau tidak memiliki keterampilan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulteng Arnold Firdaus melalui Sekretaris Dinas Rusmiadi, Selasa (29/11/2022).

Baca juga: Daftar UMP 2023: UMP Jakarta 2023 Tertinggi, Jawa Tengah Terendah di Indonesia, Ini Nominalnya

Berikut UMP 2023 di penjuru Indonesia:

  • DKI Jakarta: Rp 4.901.798 (naik 5,6 persen)
  • Bangka Belitung: Rp 3.498.479 (7,15 persen)
  • Sulawesi Utara: Rp3.485.000 (5,24 persen)
  • Aceh: Rp 3.413.666 (7,8 persen)
  • Sumatera Selatan: Rp 3.404.177 (8,26 persen)
  • Sulawesi Selatan: Rp 3.385.145 (6,9 persen)
  • Kepulauan Riau: Rp 3.279.194 (7,51 persen)
  • Kalimantan Utara: Rp 3.251.702 (7,79 persen)
  • Kalimantan Timur: Rp 3.201.396 (6,2 persen)
  • Riau: Rp 3.191.662 (8,61 persen)
  • Kalimantan Tengah: Rp 3.181.013 (8,84 persen)
  • Kalimantan Selatan: Rp 3.149.977 (8,3 persen)
  • Gorontalo: Rp 2.989.350 (6,74 persen)
  • Jambi: Rp 2.943.000 (9,04 persen)
  • Sulawesi Barat: Rp 2.871.794 (7,20 persen)
  • Sulawesi Tenggara: 2.758.948 (7,10 persen)
  • Sumatera Barat: Rp 2.742.476 (9,15 persen)
  • Bali: Rp 2.713.672 (7,81 persen)
  • Sumatera Utara Rp 2.710.493 (7,45 persen)
  • Banten Rp 2.661.280 (6,4 persen)
  • Lampung Rp 2.633.284 (7,9 persen)
  • Kalimantan Barat: Rp 2.608.601 (7,16 persen)
  • Sulawesi Tengah: Rp 2.599.546 (8,73 persen)
  • Bengkulu Rp 2.400.000 (8,1 persen)
  • Nusa Tenggara Barat: Rp 2.371.407 (7,44 persen)
  • Jawa Timur Rp 2.040.244 (7,8 persen)
  • Jawa Barat Rp 1.986.670 (7,8 persen)
  • DI Yogyakarta Rp 1.981.782 (7,65 persen)
  • Jawa Tengah Rp 1.958.169 (8,01 persen)

Sementara itu, 8 daerah yang belum mengumumkan UMP 2023 adalah Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.(*)

 

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved