Pemilu 2024 Sulteng

Bawaslu Sigi Ajari Panwascam Minimalisir Pelanggaran Pemilu 2024

Badan Pengawas Pemilihan Umum alias Bawaslu Sigi melakukan Fasilitasi Pengawasan Penyelenggaraan Tahapan Pemilu pada Pelaksanaan Pemilihan Umum Serent

Penulis: Moh Salam | Editor: Haqir Muhakir
salam
Bawaslu Sigi melakukan Fasilitasi Pengawasan Penyelenggaraan Tahapan Pemilu pada Pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak tahun 2024 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Badan Pengawas Pemilihan Umum alias Bawaslu Sigi melakukan Fasilitasi Pengawasan Penyelenggaraan Tahapan Pemilu pada Pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak tahun 2024.

Fasilitasi itu dilakukan terhadap Panwascam se-kabupaten Sigi di Pemancingan Nagaya, Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (8/12/2022).

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Sigi Dewi Tisnawaty mengatakan, peserta kegiatan kali itu berasal dari Panwascam se-kabupaten Sigi.

"Peserta itu adalah teman-teman Pengawas Kecamatan se-Kabupaten Sigi khususnya Kordiv Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas," ujar Dewi Tisnawaty.

Komisioner Bawaslu Sigi itu menjelaskan, nantinya Panwascam Kabupaten Sigi dapat lebih memaksimalkan pencegahan daripada penindakan.

Sebab menurutnya saat ini paradigma Bawaslu itu lebih mengedepankan pencegahan.

"Jadi kami menyampaikan bentuk-bentuk pencegahan apa saja yang dilakukan dalam rangka meminimalisir yang namanya pelanggaran-pelanggaran pemilu. Ada bentuk-bentuk pencegahan seperti mengidentifikasi potensi-potensi kerawanan, melakukan pendidikan-pendidikan politik, meningkatkan partisipasi masyarakat, Sosialisasi, himbauan dan bentuk kerjasama lainnya," sebut Dewi.


Kata Koordiv Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Sigi itu menyebutkan, agar proses pengawasan pemilu 2024 mendatang memerlukan semua pihak terlibat sehingga tidak terjadi potensi pelanggaran. 

"Karena dalam proses pengawasan ini fungsi-fungsi pencegahan itu harus melibatkan banyak orang, untuk menekan dan jangan sampai ada lagi pelanggaran pemilu sebelumnya," tuturnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved